Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siswa Korban Atap Ambruk SD Muhammadiyah di Gunungkidul Dapat Bantuan

Kompas.com - 11/11/2022, 14:56 WIB
Markus Yuwono,
Khairina

Tim Redaksi

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Korban atap ambruk SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, DI Yogyakarta, mendapat santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Permaisuri Sri Sultan HB X, GKR Hemas hari ini mengunjungi lokasi. 

Kepala SD Muhammadiyah Bogor Indah Haryani mengatakan, santunan yang diberikan oleh Kemensos RI. Santunan juga diberikan pada korban meninggal dunia, yaitu F .

"Santunan bagi 11 luka ringan sebesar Rp 2,5 juta, untuk yang meninggal dunia sebesar Rp 15 juta," kata Indah ditemui di SD Muhammadiyah Bogor Jumat (11/11/2022).

Baca juga: Cegah Insiden Atap SD Muhammadiyah Bogor Ambruk, Pemkot Yogyakarta Rehabilitasi Sekolah

Dikatakannya, untuk adik-adik F, akan diberikan beasiswa gratis di sekolah yayasan Muhammadiyah sampai SMA.

Biayanya akan ditanggung penuh oleh yayasan Majelis Pendidikan Muhammadiyah.

"Keduanya akan disekolahkan hingga lulus SMA," ucap Indah.

Baca juga: Atap SD Muhammadiyah di Gunungkidul Ambruk, Haedar Nashir Instruksikan Seluruh Aset Bangunan Dicek

Indah tidak menampik jika pelajar luka ringan mengalami trauma, dan sejumlah langkah sudah dilakukan demi mengembalikan kondisi psikis mereka.

"Bersama yayasan sudah mendatangi para korban ke rumahnya masing-masing," kata dia.

Dijelaskannya, trauma healing bagi pelajar akan mulai dilakukan di Balai Kalurahan Playen Senin (14/11/2022).

Saat ini, pembelajaran masih dilakukan secara daring dan nantinya jika secara luring akan dilakukan di Pondok Pesantren Ar Ruhamaa, Playen.

"Kami sudah pinjam ruangan di Pondok Pesantren Ar Ruhamaa Playen, mengingat lingkungan sekolah masih digunakan untuk penyelidikan," kata dia.

Sementara itu, GKR Hemas mendatangi lokasi.

Dalam keterangannya, Hemas berharap kondisi psikis para pelajar hingga tenaga pengajar di SD tersebut jadi prioritas. 

"Yang paling penting itu trauma healing bagi anak-anak hingga guru-guru," kata Hemas.

Ambruknya atap ini menjadi pembelajaran bersama dan tidak boleh terulang. 

"Jangan sampai kejadian ini kembali terulang," kata dia. 

Sebelumnya atap tiga ruangan di SD Muhammadiyah Bogor, Playen ambruk menimpa belasan siswa. Akibatnya 11 mengalami luka ringan dan seorang anak meninggal dunia, Selasa (8/11/2022). 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Yogyakarta
Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Yogyakarta
Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Yogyakarta
Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi 'Diserbu' Wisatawan

Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi "Diserbu" Wisatawan

Yogyakarta
Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Yogyakarta
Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Yogyakarta
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Yogyakarta
Mengaku Diusir Anak, Ibu Asal Temanggung Kehabisan Ongkos Saat Menuju Karanganyar

Mengaku Diusir Anak, Ibu Asal Temanggung Kehabisan Ongkos Saat Menuju Karanganyar

Yogyakarta
Volume Terbesar, Besok 150.000 Kendaraan Masuk Kota Yogyakarta

Volume Terbesar, Besok 150.000 Kendaraan Masuk Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Bergeser, Puncak Arus Mudik Jalur KA ke Yogyakarta Terjadi Hari Ini

Bergeser, Puncak Arus Mudik Jalur KA ke Yogyakarta Terjadi Hari Ini

Yogyakarta
Sebelum Dibunuh Mantan Pacar, Wanita yang Ditemukan Tewas di Parangtritis Diajak Ngabuburit

Sebelum Dibunuh Mantan Pacar, Wanita yang Ditemukan Tewas di Parangtritis Diajak Ngabuburit

Yogyakarta
Seorang Pria Hanyut di Sungai Code, Korban Sempat Mondar-mandir di Jembatan

Seorang Pria Hanyut di Sungai Code, Korban Sempat Mondar-mandir di Jembatan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 11 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 11 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com