Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kasus Suap Apartemen Royal Kedhaton Segera Disidangkan di PN Yogyakarta

Kompas.com - 15/08/2022, 17:17 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus suap apartemen Royal Kedhaton, Oon Hasihono akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Kasus ini diketahui melibatkan mantan wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, dan PT Summarecon selaku pihak swasta. Adapun sidangnya digelar Senin pekan depan (22/8/2022).

Humas PN Yogyakarta, Heri Kurniawan menjelaskan berkas kasus suap apartemen Royal Kedhaton masuk di pengadilan pada 11 Agustus 2022 lalu.

Baca juga: Haryadi Suyuti Tersangka, Warga Kaget IMB Apartemen Royal Kedhaton Terbit

"Sidang nanti dijadwalkan di sini (PN Yogyakarta) hari Senin tanggal 22 Agustus 2022. Mulai didaftarkan di PN Yogyakarta tanggal 11 Agustus 2022 hari Kamis. Langsung dari KPK," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (15/7/2022).

Ia menambahkan, sidang perdana tersebut akan menghadirkan Oon Nasihono selaku President PT Summarecon Agung Tbk.

"Kalau untuk sementara ini yang masuk baru atas nama Oon Nasihono. Satu tersangka yang baru diajukan, yang lain-lainnya belum," ujar dia.

Rencananya, sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut dilakukan dengan cara daring.

"Sementara ini setahu kami biasanya online. Enggak tahu nanti kalau ada perubahan. Tapi kalau melihat dari keadaan sekarang kayaknya online, karena dia ditahan juga tidak tahu di mana ini. Kalau di KPK sana berarti online," jelas Heri.

Disinggung apakah berkas Haryadi Suyuti sudah masuk, Heri menjelaskan baru tersangka dari pihak swasta yang masuk ke PN Yogyakarta.

Baca juga: Terkait Suap Mantan Wali Kota Yogyakarta, IMB Apartemen Sekar Kedhaton Dicermati Pemkot

"Belum baru satu. Di kelompok yang ini yang dari ini masih satu ini aja dari pihak swastanya. PT Summarecon," kata dia.

Lebih lanjut, Heri menjelaskan dalam kasus ini pasal yang didakwakan adalah pasal 5 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto dengan pasal 55 ayat 1 KUHP dan juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

"Di sini, intinya tentang mempermudah izin mendirikan bangunan apartemen Royal Kedhaton yang PT Orient Java Property, tentang izin IMB," katanya.

Terkait dengan saksi-saksi apakah juga dihadirkan, ia masih belum mengetahui secara pasti karena hal itu teegantung dengan majelis apakah dihadirkan langsung atau hanya online.

"Nanti bisa dilihat di sidang pertama. Kan masuk dakwaan tuh, nanti teknis diatur di sidang pertama seperti apa. Karena itu yang menentukan ketua majelisnya, apakah online atau dihadirkan langsung ke sidang pengadilan di sini," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sempat Absen 4 Tahun, Sri Sultan HB X Bakal Gelar 'Open House'

Sempat Absen 4 Tahun, Sri Sultan HB X Bakal Gelar "Open House"

Yogyakarta
KAI Daop 6 Kembalikan Barang Tertinggal Milik Penumpang Senilai Rp 126 Juta

KAI Daop 6 Kembalikan Barang Tertinggal Milik Penumpang Senilai Rp 126 Juta

Yogyakarta
Untung Cahyono, Khatib yang Bahas Kecurangan Pemilu Saat Shalat Id, Minta Maaf

Untung Cahyono, Khatib yang Bahas Kecurangan Pemilu Saat Shalat Id, Minta Maaf

Yogyakarta
KAI Communter Catat Volume Penumpang dari Solo Menuju Yogya Capai 11.000 Per Hari Selama Libur Lebaran

KAI Communter Catat Volume Penumpang dari Solo Menuju Yogya Capai 11.000 Per Hari Selama Libur Lebaran

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Yogyakarta
Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Yogyakarta
Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Yogyakarta
Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi 'Diserbu' Wisatawan

Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi "Diserbu" Wisatawan

Yogyakarta
Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Yogyakarta
Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Yogyakarta
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com