Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perselisihan Keluarga, Adik Nekat Bakar Rumah Kakak Kandung di Bantul

Kompas.com - 15/07/2022, 13:21 WIB
Markus Yuwono,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Diduga karena perselisihan keluarga, seorang warga nekat membakar rumah milik kakaknya sendiri di Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Rabu (13/7/2022).

Kapolsek Kasihan AKP Satrio Arif Wibowo mengatakan, pihaknya sudah mengamankan JS (39), warga Padukuhan Glondong, Kalurahan Tirtonirmolo, karena membakar rumah milik kakaknya sendiri, yakni AW (45).

Baca juga: Saat Pemuda Bakar Rumah di Jatinegara karena Dendam Ditegur Warga Sekitar...

"Pelaku yang merupakan adik kandung korban sudah diamankan," kata Kapolsek saat dihubungi wartawan melalui telepon Jumat (15/7/2022).

DIjelaskannya, kronologi pembakaran rumah itu bermula dari JS datang ke rumah kakaknya dan membakar kasur di rumah AW.

JS lalu memberitahu dua orang yang kebetulan sedang bekerja di rumah pelaku. Kedua saksi langsung menuju lokasi dan memadamkan api tersebut.

Lalu, sore harinya dua orang saksi melihat rumah AW terbakar pada kamar tidur bagian depan sekitar pukul 18.00 WIB.

"Saksi kemudian menghubungi Polsek Kasihan dan BPBD Kabupaten Bantul.Pelaku bernama JS mengakui dirinya yang telah membakar rumah tersebut, dengan cara membakar seprei yg ada di dalam rumah tersebut menggunakan korek api gas," kata Arif.

Akibat kejadian tersebut sebagian rumah bagian dalam serta atap rumah pelapor terbakar dan mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 200 juta.

"Mengamankan tersangka berikut barang bukti serta memasang Police Line di Tempat Kejadian. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kasihan," kata dia.

Disinggung mengenai penyebab, pelaku JS nekat membakar rumah kakaknya disebabkan adanya perselisihan keluarga.

"Ada perselisihan keluarga. Masih ditindaklanjuti," kata Arif.

Baca juga: Cerita Reza Bakar Rumah karena Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pelaku Kerap Ancam Orangtuanya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Terban Keluhkan Pelanggan Menurun Sejak Pindah ke Shelter

Pedagang Pasar Terban Keluhkan Pelanggan Menurun Sejak Pindah ke Shelter

Yogyakarta
Golkar dan PDI-P Buka Peluang Koalisi di Pilkada Sleman dan Kulon Progo

Golkar dan PDI-P Buka Peluang Koalisi di Pilkada Sleman dan Kulon Progo

Yogyakarta
Bupati Petahana Bantul Abdul Halim Ambil Formulir Pilkada PDI-P dan Golkar

Bupati Petahana Bantul Abdul Halim Ambil Formulir Pilkada PDI-P dan Golkar

Yogyakarta
Kronologi Penangkapan 2 Pembunuh Karyawati Toko di Polokarto, Sukoharjo

Kronologi Penangkapan 2 Pembunuh Karyawati Toko di Polokarto, Sukoharjo

Yogyakarta
Dorong Hak Angket Usai Putusan MK, Pakar Hukum UGM: Yang Merusak Demokrasi Harus Bertanggungjawab

Dorong Hak Angket Usai Putusan MK, Pakar Hukum UGM: Yang Merusak Demokrasi Harus Bertanggungjawab

Yogyakarta
Ketum PP Muhammadiyah Menghargai Sikap Kenegarawanan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud soal Putusan MK

Ketum PP Muhammadiyah Menghargai Sikap Kenegarawanan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud soal Putusan MK

Yogyakarta
Singgih Raharjo Terancam Gagal Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Yogyakarta Melalui Golkar

Singgih Raharjo Terancam Gagal Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Yogyakarta Melalui Golkar

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Pelaku UMKM Wajib Urus Sertifikasi Halal Sebelum 18 Oktober, Sanksi Tunggu Regulasi

Pelaku UMKM Wajib Urus Sertifikasi Halal Sebelum 18 Oktober, Sanksi Tunggu Regulasi

Yogyakarta
Kecelakaan Bus Wisatawan di Bantul, Uji KIR Mati Sejak 2020

Kecelakaan Bus Wisatawan di Bantul, Uji KIR Mati Sejak 2020

Yogyakarta
Nyamuk Wolbachia di Kota Yogyakarta Diklaim Turunkan Kasus DBD 77 Persen

Nyamuk Wolbachia di Kota Yogyakarta Diklaim Turunkan Kasus DBD 77 Persen

Yogyakarta
Gempa Pacitan Dirasakan Warga Gunungkidul dan Bantul

Gempa Pacitan Dirasakan Warga Gunungkidul dan Bantul

Yogyakarta
9 Kasus Flu Singapura Ditemukan di Kota Yogyakarta, Ini Imbauan Dinkes

9 Kasus Flu Singapura Ditemukan di Kota Yogyakarta, Ini Imbauan Dinkes

Yogyakarta
Nekat Lewati Jalur Jip Lava Tour Merapi, Mobil Wisatawan Terjebak Satu Jam di Kali Kuning

Nekat Lewati Jalur Jip Lava Tour Merapi, Mobil Wisatawan Terjebak Satu Jam di Kali Kuning

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com