[POPULER YOGYAKARTA] Selingkuh Sampai Melahirkan, 2 ASN Dipecat | Warga Belum Bisa Daftar ke Laman Pertamina

Kompas.com - 02/07/2022, 06:18 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Berikut berita populer Yogyakarta pada Jumat (1/7/2022):

1. Dipecat karena selingkuh hingga punya anak

Sunaryanta Bupati Gunungkidul, DI Yogyakarta, resmi memecat dua aparatur sipil negara (ASN) yang melakukan selingkuh sampai melahirkan.

Pemecatan dengan hormat ini terhitung mulai Jumat (1/7/2022).

"Ini (kasus selingkuh sampai melahirkan) sudah menjadi isu nasional, saya ingin menyelamatkan 8.000 ASN lainya agar mereka bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak berulah," kata kata Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, kepada wartawan di Wonosari, pada Jumat (1/7/2022).

Dia mengatakan, langkah ini diambil untuk memberikan efek jera agar ribuan ASN yang bekerja di lingkup Pemkab Gunungkidul menaati aturan.

"Pemecatan ini saya lakukan sebagai bentuk ketegasan karena mereka melanggar sumpah janji ASN," kata dia.

Baca juga: Selingkuh Sampai Melahirkan, 2 ASN Gunungkidul Dipecat

2. Warga belum bisa daftar ke laman Pertamina

Supardiman menunjukkan server error sehingga belum bisa mendaftar untuk mendapatkan QR code, Jumat (1/7/2022)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Supardiman menunjukkan server error sehingga belum bisa mendaftar untuk mendapatkan QR code, Jumat (1/7/2022)
Mulai 1 Juli 2022 proses pendaftaran bagi konsumen pertalite dan solar untuk kendaraan roda 4 atau lebih mulai dibuka

Pendaftaran dibuka melalui laman subsiditepat.mypertamina.id.

Hari pertama pendaftaran diwarnai dengan erorr-nya server untuk mendaftar melalui laman tersebut.

Server error terjadi Jumat (1/7/2022) pukul 09.30 WIB.

Salah satu warga, Supardiman (47) asal Bantul mengaku datang ke SPBU Giwangan untuk minta bantuan petugas Pertamina untuk mendaftar.

"Kendaraan pribadi. Memang belum bisa karena servernya penuh. Tadi datang jam 8. Nunggu dulu. Syarat-syarat seperti STNK, KTP sudah siap, tapi enggak bisa masuk, karena server (error)," kata Supardiman, saat ditemui di SPBU Giwangan, pada Jumat.

Baca juga: Server Error, Warga Yogyakarta Belum Bisa Daftar ke Laman Pertamina untuk Beli Pertalite

3. Warga temukan motor hingga ayam di Pantai Siung

Polisi, Tim SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul bersiap melakukan pencarian orang hilang di Pantai Siung Jumat (1/7/2022)Dokumentasi Polsek Tepus Polisi, Tim SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul bersiap melakukan pencarian orang hilang di Pantai Siung Jumat (1/7/2022)
Warga temukan motor dan berbagai surat-surat penting hingga ayam yang sudah ditinggalkan pemiliknya beberapa hari di kawasan Pantai Siung, Gunungkidul.

Hingga Jumat (1/7/2022), warga sekitar masih berusaha mencari pemiliknya hingga ke lautan. Barang-barang tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang bernama Indra.

Ia menemukan tas, jaket, rokok, sepatu, ayam jago, dupa, kembang di atas tebing ragil sisi timur Pantai Siung pada Kamis (30/6/2022) petang sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu tidak ada orang sama sekali di sekitar Tebing Ragil dan Indra pun mengira barang-barang tersebut milik wisatawan.

Namun keesokan harinya, warga lain yang bernama Ngadiyo masih melihat barang-barang tersebut.

Saat dicek, terdapat kartu identitas di dalam tas atas nama SA (39) warga Jlantir RT 02 RW 06, Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul, yang berprofesi sebagai perangkat kalurahan.

Di dalam tas juga ditemukan kunci yang saat dicoba cocok dengak motor matic yang ditinggalkan di sekitar lokasi.

Baca juga: Motor dan Barang Lainnya ditemukan di Pantai, Pemilik Dicari hingga ke Laut

4. Gangguan kesehatan mental remaja naik

Ilustrasi remaja depresi. Viral remaja, siswi SMA, mencoba bunuh diri karena video asusila disebar mantan pacar, revenge porn.SHUTTERSTOCK/ElenaBoronina Ilustrasi remaja depresi. Viral remaja, siswi SMA, mencoba bunuh diri karena video asusila disebar mantan pacar, revenge porn.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan, mental disorder remaja di Indonesia mengalami kenaikan.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menuturkan, berdasarkan riset, gangguan emosi mental peningkatannya terjadi setiap tahun.

Ia menjelaskan sebelumnya angka remaja yang mengalami mental emotional disorder mencapai 6,1 persen. Namun tahun 2022, jumlahnya meningkat menjadi 9,8 persen.

Hasto menyebutkan, perilaku remaja-remaja yang brutal dan mudah terpancing untuk bertindak kriminal, juga akibat dari mental emotional disorder.

Baca juga: Gangguan Kesehatan Mental Remaja Naik, Ini Kata Sosiolog Kriminal UGM

"Mohon maaf ini, perilaku 'klitih' di kalangan remaja di Yogyakarta, kemungkinan indikasinya dari mental emotional disorder. Meskipun ini angka peningkatan secara nasional," tuturnya.

Dalam pandangan sosiolog kriminal Universitas Gadjah Mada (UGM) Soeprapto, kenaikan itu berpengaruh kepada tindak kriminal, termasuk aksi kejahatan jalanan.

"Secara umum memang sangat berpengaruh terhadap tindak kriminal, artinya tindakan-tindakan menyimpang dia sampai masuk tindakan kriminal jadi tidak terkendali atau terpacu oleh kondisi psikologi yang tidak terkontrol," ujar dia saat dihubungi, Kamis (30/6/2022).

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Markus Yuwono, Wisang Seto Pangaribowo, Wijaya Kusuma | Editor : Robertus Belarminus, Khairina, Ardi Priyatno Utomo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Yogyakarta
Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Yogyakarta
“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Yogyakarta
Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Yogyakarta
ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

Yogyakarta
Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Yogyakarta
Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Yogyakarta
Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Yogyakarta
Pemda DI Yogyakarta Minta Dugaan Pemaksaan Penggunaan Jilbab Segera Diselesaikan, Sekda: Secepatnya Sudah Ditunggu Masyarakat

Pemda DI Yogyakarta Minta Dugaan Pemaksaan Penggunaan Jilbab Segera Diselesaikan, Sekda: Secepatnya Sudah Ditunggu Masyarakat

Yogyakarta
Pelajar asal Semarang Hilang di Pantai Parangtritis

Pelajar asal Semarang Hilang di Pantai Parangtritis

Yogyakarta
Kasus Suap Apartemen Royal Kedhaton Segera Disidangkan di PN Yogyakarta

Kasus Suap Apartemen Royal Kedhaton Segera Disidangkan di PN Yogyakarta

Yogyakarta
7 Kali Curi Motor yang Terparkir di Sawah, Residivis: untuk Bayar Kos

7 Kali Curi Motor yang Terparkir di Sawah, Residivis: untuk Bayar Kos

Yogyakarta
Lansia yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa di Pintu Kamar Mandi, Diperkirakan Sudah Tiga Hari Meninggal

Lansia yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa di Pintu Kamar Mandi, Diperkirakan Sudah Tiga Hari Meninggal

Yogyakarta
ETLE Mobile Berlaku di Gunungkidul, Sebagian Pelanggaran karena Tak Pakai Helm

ETLE Mobile Berlaku di Gunungkidul, Sebagian Pelanggaran karena Tak Pakai Helm

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.