Sepekan, Gunung Merapi Keluarkan 82 kali Guguran Lava dan 1 Kali Awan Panas Guguran

Kompas.com - 21/05/2022, 19:43 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat dari tanggal 13 Mei - 19 Mei 2022 Gunung Merapi mengeluarkan 1 kali awan panas guguran.

Sedangkan guguran lava teramati sebanyak 82 kali.

"Pada minggu ini terjadi 1 kali awan panas guguran ke arah barat daya atau hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur 2.500 meter," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 13 Mei 2022-19 Mei 2022, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan 1 Kali Awan Panas Guguran dan 10 Kali Guguran Lava Pijar

Guguran lava dari 13 Mei 2022- 19 Mei 2022 teramati sebanyak 82 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng. Jarak luncur guguran lava maksimal 2.000 meter.

Volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.551.000 meter kubik. Sedangkan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.

Data kegempaan di Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 1 kali gempa Awan Panas Guguran (APG), 55 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 178 kali gempa Fase Banyak (MP), 699 kali gempa Guguran (RF), 9 kali gempa Hembusan (DG), dan 10 kali gempa tektonik (TT).

"Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi," ucapnya.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur Sejauh 2.000 Meter

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Sampai dengan saat ini, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan status aktivitas Gunung Merapi dalam tingkat siaga atau Level III.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga di DIY Kerja Bakti dan Pasang Spanduk Turut Berbahagia

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga di DIY Kerja Bakti dan Pasang Spanduk Turut Berbahagia

Yogyakarta
Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Yogyakarta
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk 'Ndherek Mangayubagyo' dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk "Ndherek Mangayubagyo" dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Yogyakarta
H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Yogyakarta
Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Yogyakarta
Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Yogyakarta
Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Yogyakarta
Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Yogyakarta
Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Yogyakarta
Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Yogyakarta
Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.