Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Libur Lebaran, Taksi Online Dilarang Parkir di Kawasan Malioboro

Kompas.com - 20/04/2022, 16:27 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogyakarta berencana melarang taksi online untuk parkir di kawasan Malioboro saat libur Lebaran.

Saat libur menyambut Hari Raya Idul Fitri, pemerintah kota masih mengandalkan rekayasa lalu lintas dengan cara giratori, atau jalur memutar menuju kawasan Malioboro.

"Sampai saat ini masih menggunakan giratori, sembari kita atur parkir terutama yang berada di Jalan Pasar Kembang dan Jalan Mataram," kata Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Oknum Tukang Becak Kembali Tipu Wisatawan di Yogyakarta, Wawali Ancam Larang Beroperasi di Kawasan Malioboro

Heroe tidak menutup kemungkinan jika nanti lalu lintas padat akan menambah putaran di kawasan Kotabaru, Kota Yogyakarta. Agar kendaraan tidak terlalu macet.

Tak hanya lokasi parkir di Jalan Mataram dan Jalan Pasar Kembang yang akan diatur, Pemkot Yogyakarta juga berencana untuk sementara memindah parkir taksi-taksi online.

"Taksi-taksi online nanti tidak banyak yang berpangkalan di sekitar Malioboro. Agar parkir mobil itu lebih leluasa," ujar dia.

Ia berharap potensi parkir di sekitar Malioboro dapat dimaksimalkan oleh wisatawan baik itu di Taman Parkir Abu Bakar Ali, Senopati, dan juga di Taman Parkir Ngabean.

Jalan menuju Malioboro, yakni Jalan Mayor Suryotomo saat ini sudah mulai dirapikan karena adanya perbaikan jalan.

Terkait hal ini, Heroe menjelaskan untuk sekarang jalan Mayor Suryotomo sudah bisa dilewati oleh pengendara. Bagian tengah jalan ditambal dengan menggunakan cor blok.

Menurut dia pengaspalan bagian tengah dari Jalan Mayor Suryotomo baru bisa dilakukan setelah libur Lebaran.

"Kita baru aspal setelah Lebaran. Kita sudah rapikan semua jangan sampai mengganggu. Kemarin mencabuti pohon dan peralatan listrik, sudah mulai kita rapikan. Kita minta sebelum lebaran sudah rapi semua," jelas dia.

Untuk diketahui Jalan Mayor Suryotomo merupakan jalan penghubung ke Jalan Mataram hingga Jalan Malioboro.

Baca juga: Viral Banyak Pemotor Lintasi Rel Kereta Dekat Kawasan Malioboro, Polisi Sudah Tilang Para Pengendara

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Yogyakarta
Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Yogyakarta
Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Yogyakarta
Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Yogyakarta
Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Yogyakarta
Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Sayangkan Larangan 'Study Tour' di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Sayangkan Larangan "Study Tour" di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Yogyakarta
Beberapa Daerah Larang 'Study Tour', PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Beberapa Daerah Larang "Study Tour", PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Yogyakarta
Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Yogyakarta
Sumbu Filosofi Yogyakarta Miliki Potensi Bencana, Apa Saja?

Sumbu Filosofi Yogyakarta Miliki Potensi Bencana, Apa Saja?

Yogyakarta
 Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com