Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ASN di Gunungkidul Dilarang Gelar Buka Puasa Bersama, Warga Biasa Diperbolehkan

Kompas.com - 05/04/2022, 16:17 WIB
Markus Yuwono,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak menggelar buka puasa bersama pada tahun ini.

Larangan ini juga berlaku untuk seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gunungkidul.

"Sudah disepakati tidak ada kegiatan bukber (buka puasa bersama) di lingkungan ASN Pemkab," kata Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Wonosari Selasa (5/4/2022).

Dikatakannya, keputusan ini diambil karena potensi penyebaran Covid-19 masih ada.

Baca juga: Kurangi Angka Kecelakaan Pelajar, Gunungkidul Luncurkan Bus Sekolah Gratis dan Berbayar

Namun demikian, untuk masyarakat umum masih diperbolehkan menggelar buka bersama untuk Ramadhan kali ini.

"Masyarakat silakan kalau mau menggelar bukber, tidak masalah," kata dia.

Sunaryanta mengatakan, masyarakat yang menggelar buka bersama harus mentaaati protokol kesehatan seperti memakai masker, dan menjaga jarak.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Gunungkidul, Sa'ban Nuroni mengatakan hal yang sama.

"Pejabat sampai pegawai di lingkup Pemkab juga dilarang menghadiri acara bukber," kata dia.

Baca juga: Konflik Warga dengan Monyet di Gunungkidul, Warga Menghalau Menggunakan Petasan

Dikatakannya, dalam edaran dari pusat tidak ada larangan khusus bagi masyarakat dalam menggelar bukber.

Sa'ban mengingatkan potensi penularan Covid-19 masih ada, untuk itu masyarakat harus tetap mematuhi imbauan dari pemerintah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Yogyakarta
Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Yogyakarta
Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Yogyakarta
2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

Yogyakarta
Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Yogyakarta
Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Yogyakarta
Soal Judi 'Online', Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Soal Judi "Online", Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Yogyakarta
Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Yogyakarta
Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Yogyakarta
Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Yogyakarta
Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Yogyakarta
Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Yogyakarta
Mengenal 'Cempuro' dan 'Semar', Mangga Keraton Yogyakarta yang Saat Matang Warnanya Tetap Hijau

Mengenal "Cempuro" dan "Semar", Mangga Keraton Yogyakarta yang Saat Matang Warnanya Tetap Hijau

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com