Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ditandai dengan Groundbreaking di Sleman, Proses Konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Resmi Dimulai

Kompas.com - 30/03/2022, 16:57 WIB
Wijaya Kusuma,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen mulai babak baru. Jalan tol yang masuk proyek strategis nasional (PSN) ini secara resmi mulai proses kontruksi.

Proses konstruksi jalan tol Yogya-Bawen seksi 1 ditandai dengan groundbreaking di Sanggrahan, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

"Jadi pada hari ini memulai kegiatan konstruksi Yogya-Bawen," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian dalam jumpa pers usai acara groundbreaking Jalan Tol Yogyakarta-Bawen di Sanggrahan, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Intip Rancangan Tol Yogyakarta-Bawen, Lewati Cagar Budaya dan Bukit

Hedy menuturkan, total panjang Tol Yogyakarta-Bawen 75,82 kilometer. Sementara untuk Yogyakarta-Bawen seksi 1 panjangnya 8,25 kilometer. "Ini akan kita selesaikan sampai 2024," tuturnya.

Total ada 6 seksi untuk Tol Yogyakarta-Bawen. Lima seksi jalan tol lainnya akan segera menyusul.

"Lainnya akan segera menyusul. Ada yang sedang kita finalisasi saat ini, ada juga yang sedang dalam proses lelang," urainya.

Diharapkan, lanjut Hedy, seluruh Tol Yogya-Bawen akan selesai pada 2025. Nantinya tol ini akan terintegrasi dengan Jalan Tol Trans Jawa. Termasuk Tol Yogyakarta-Solo dan YIA - Yogyakarta.

"Ini akan memberikan dampak yang luar biasa, memperkuat posisi Yogyakarta sebagai hub utama kegiatan ekonomi di selatan Jawa dan membuka oportunity ekonomi baru sepanjang toll corridor development," tegasnya.

Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono menjelaskan, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Infrastruktur Prioritas.

Baca juga: Potensi Gempa hingga Kawasan Heritage Jadi Tantangan Proyek Tol Yogyakarta-Bawen

"Jalan Tol Yogyakarta - Bawen ini akan dibangun dengan total panjang 75,82 kilometer. Yang mana 67,05 kilometer terletak di Jawa Tengah dan 8,77 kilometer di DIY," bebernya.

Triono mengatakan Tol Yogyakarta - Bawen terdiri dari 6 seksi. Secara rinci, seksi 1 meliputi Sleman -Banyurejo sepanjang 8,25 km,  seksi 2 Banyurejo-Borobudur sepanjang 15,26 km.

Seksi 3  Borobudur-Magelang sepanjang 8,08 km, seksi 4 Magelang-Temanggung sepanjang 16,26 km, Seksi 5  Temanggung-Ambarawa sepanjang 22,56 km dan seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 5,21 km.

Jalan Tol Yogyakarta - Bawen nantinya akan memiliki empat simpang susun,  1 junction dan akan dibangun menggunakan desain struktur at grade dan elevated.

Nilai investasi sebesar Rp14,62 triliun, dengan masa konsesi 40 tahun yang akan dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Yogyakarta-Bawen selaku Badan Usaha Jalan Tol.

Baca juga: Konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen Resmi Dimulai, Target Operasional 2025

Progres pembebasan lahan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen ini khususnya untuk seksi satu telah mencapai 92, 28 persen. Ditargetkan selesai konstruksi pada kuarter IV 2023.

"Secara keseluruhan Jalan tol ini ditargetkan dapat tersambung seluruhnya secara bertahap pada kuarter IV 2024," tandasnya.

Sementara itu, Sekda Pemda DIY Kadarmanta Basakara Aji menambahkan, groundbreaking jalan tol ini menjadi moment bersejarah bagi Yogyakarta.

"Kami dari DIY tentu bangga, bahagia, karena ini bersejarah pertama kali groundbreaking jalan tol di DIY. Indonesia sudah banyak jalan tolnya, tapi di DIY membangun jalan tol pertama adalah di tempat ini, saya kira ini perlu kita catat sebagai sejarahnya DIY," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jalur dan Rute Bus Trans Jogja 2024

Jalur dan Rute Bus Trans Jogja 2024

Yogyakarta
Nekat Main Air di Palung Parangtritis, 3 Wisatawan Asal Jakarta Berhasil Diselamatkan

Nekat Main Air di Palung Parangtritis, 3 Wisatawan Asal Jakarta Berhasil Diselamatkan

Yogyakarta
Pantai Delegan di Gresik: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Delegan di Gresik: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Yogyakarta
Pasar Wates Kulon Progo Heboh, Penjahit Meninggal di Kiosnya

Pasar Wates Kulon Progo Heboh, Penjahit Meninggal di Kiosnya

Yogyakarta
Pantai Mbuluk di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Mbuluk di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Yogyakarta
Kasus KDRT di Semarang Masih Tinggi, Korban Diminta Tidak Takut Lapor

Kasus KDRT di Semarang Masih Tinggi, Korban Diminta Tidak Takut Lapor

Yogyakarta
Sopir Ngantuk, Truk Angkut Kayu Tabrak Pohon, Satu Orang Luka Berat

Sopir Ngantuk, Truk Angkut Kayu Tabrak Pohon, Satu Orang Luka Berat

Yogyakarta
Presiden Jokowi Ajak Cucu Naik ke Candi Borobudur, Gibran Mengikuti

Presiden Jokowi Ajak Cucu Naik ke Candi Borobudur, Gibran Mengikuti

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Aksi Pembobolan Mesin ATM di Sleman Digagalkan, Pelaku Belum Sempat Ambil Uangnya

Aksi Pembobolan Mesin ATM di Sleman Digagalkan, Pelaku Belum Sempat Ambil Uangnya

Yogyakarta
Pantai Cangkring di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Cangkring di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Yogyakarta
Senangnya Warga Yogyakarta Dapat Sembako dari Presiden Jokowi di Gedung Agung

Senangnya Warga Yogyakarta Dapat Sembako dari Presiden Jokowi di Gedung Agung

Yogyakarta
Remaja Asal Bantul yang Hilang di Sungai Progo Ditemukan Meninggal Dunia, Coba Selamatkan Temannya

Remaja Asal Bantul yang Hilang di Sungai Progo Ditemukan Meninggal Dunia, Coba Selamatkan Temannya

Yogyakarta
Pendaftaran Panwas Kalurahan di Gunungkidul Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Pendaftaran Panwas Kalurahan di Gunungkidul Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com