Kompas.com - 18/03/2022, 16:11 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Terdapat fakta baru berkaitan dengan pembunuhan ibu dan anak yang jenazahnya ditemukan di kolong jembatan Tol Semarang-Bawen.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, SK (32) disebut sudah bertunangan dengan pembunuhnya, DC (31) pada 2021 lalu.

"Sama DC (pelaku) itu tunangan. Tunangan lamaran itu, itu sama keluarga juga sudah dikenalkan," ujar Yuda Rahmanto, kakak sepupu korban saat dihubungi, Jumat (18/3/2021).

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Nakes yang Jasadnya Ditemukan di Kolong Jembatan Tol Semarang Dilamar Pelaku

Yuda menuturkan DC bertunangan dengan adik sepupunya SK pada 2021 lalu. Saat itu tunangan dilaksanakan di Yogyakarta.

Meski belum pernah bertemu langsung, namun menurut informasi dari keluarganya tidak ada gelagat yang mencurigakan dari DC.

"Bagus e, kalau saya sendiri sama DC itu malah belum pernah ketemu. Kalau kata om-om saya itu ya bagus orangnya, enggak aneh-aneh, katanya," ungkapnya.

Yuda mengungkapkan adik sepupunya tersebut mempunyai dua orang anak. Setelah bercerai, adik sepupunya menjadi orangtua tunggal.

Adik sepupunya tersebut tinggal di daerah Mlati bersama anak yang paling kecil. Sedangkan anak pertama tinggal bersama orangtua adik sepupunya. "(Anak pertama) sama mbahnya di Palembang," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat tanpa identitas ditemukan di bawah jembatan Tol KM.425 Susukan, Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (13/3/2022).

Saat ditemukan kondisi mayat tersebut sudah dalam keadaan membusuk dan ditemukan luka di bagian leher yang ditutup kain dengan kedua kaki terikat.

Dari hasil identifikasi polisi diketahui identitas mayat wanita yang ditemukan dengan kondisi kaki terikat di bawah jembatan Tol Bawen-Semarang tersebut berinisial SK (32), warga Yogyakarta.

Polisi berhasil menangkap pembunuh wanita yang jenazahnya ditemukan di kolong jembatan Tol Bawen-Semarang dengan kaki terikat. Pelaku yang ditangkap berinisial DC.

Pelaku berinisial DC (31) merupakan warga Lasem, Rembang yang menjalin hubungan dekat dengan korban sejak Oktober 2021. Sebelum membunuh wanita berinisial SK (33) itu, pelaku lebih dulu membunuh anak laki-laki dari korban, yakni MF (5).

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Ibu dan Anak yang Jasadnya Ditemukan di Kolong Jembatan Tol Semarang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Warga DIY Namanya Dicatut Parpol, 6 di Antaranya Berstatus ASN

40 Warga DIY Namanya Dicatut Parpol, 6 di Antaranya Berstatus ASN

Yogyakarta
Pemilihan Lurah di Bantul, Sempat Ada Kericuhan, 3 Petahana Kalah

Pemilihan Lurah di Bantul, Sempat Ada Kericuhan, 3 Petahana Kalah

Yogyakarta
Aturan Sumbangan Sekolah di DIY Ditargetkan Selesai Pertengahan Oktober

Aturan Sumbangan Sekolah di DIY Ditargetkan Selesai Pertengahan Oktober

Yogyakarta
Tertangkap Usai Diburu, Penganiaya 'Driver' Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan Korban, Ini Kronologinya

Tertangkap Usai Diburu, Penganiaya "Driver" Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan Korban, Ini Kronologinya

Yogyakarta
Polemik Penggantian Patung Penggendang di Gunungkidul, DPRD: Bupati Disurati tapi Tidak Ditanggapi

Polemik Penggantian Patung Penggendang di Gunungkidul, DPRD: Bupati Disurati tapi Tidak Ditanggapi

Yogyakarta
Atap Ruangan 2 SMP Negeri di Yogyakarta Rusak Dimakan Rayap, Perbaikan Dilakukan Tahun 2023

Atap Ruangan 2 SMP Negeri di Yogyakarta Rusak Dimakan Rayap, Perbaikan Dilakukan Tahun 2023

Yogyakarta
Video Viral Driver Ojol di Semarang Dipukuli Saat Antre BBM di SPBU, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Driver Ojol di Semarang Dipukuli Saat Antre BBM di SPBU, Ini Penjelasan Polisi

Yogyakarta
Ledakan di Aspol Grogol Berasal dari Bahan Petasan Sitaan 2021, Kapolda Jateng: Masih Didalami

Ledakan di Aspol Grogol Berasal dari Bahan Petasan Sitaan 2021, Kapolda Jateng: Masih Didalami

Yogyakarta
Beton Bawah Jembatan Glagah Ambrol, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Beton Bawah Jembatan Glagah Ambrol, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Yogyakarta
Kasus Bocah Disabilitas Diduga Diperkosa di Bantul Jadi Sorotan Warganet, Ini Alasannya

Kasus Bocah Disabilitas Diduga Diperkosa di Bantul Jadi Sorotan Warganet, Ini Alasannya

Yogyakarta
Ibu Curhat soal Penanganan Dugaan Pemerkosaan Gadis Disabilitas di Bantul Viral, Ini Kata Polisi

Ibu Curhat soal Penanganan Dugaan Pemerkosaan Gadis Disabilitas di Bantul Viral, Ini Kata Polisi

Yogyakarta
Biografi Brigjen Katamso, Korban Peristiwa G30S di Yogyakarta

Biografi Brigjen Katamso, Korban Peristiwa G30S di Yogyakarta

Yogyakarta
Sosok Orang Badan Besar dan Pincang Terekam Kamera Pengawas Masuk Kompleks Pemkab Kulon Progo di Malam Pencurian Dua Laptop

Sosok Orang Badan Besar dan Pincang Terekam Kamera Pengawas Masuk Kompleks Pemkab Kulon Progo di Malam Pencurian Dua Laptop

Yogyakarta
Jogjarockarta Tak 100 Persen, Tetap Lampaui Ekspektasi

Jogjarockarta Tak 100 Persen, Tetap Lampaui Ekspektasi

Yogyakarta
Biografi Kolonel Sugiyono, Korban Peristiwa G30S di Yogyakarta

Biografi Kolonel Sugiyono, Korban Peristiwa G30S di Yogyakarta

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.