Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menilik Harapan Kerabat Mangkunegaran untuk Mangkunegara X: Semoga Bisa Menjalin Hubungan dengan Kerajaan-kerajaan di Dunia

Kompas.com - 06/03/2022, 15:45 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Penulis

KOMPAS.com - Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo ditunjuk menjadi penerus takhta Mangkunegara.

Putra Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX ini akan menyandang KGPAA Mangkunegara X.

Pengumuman penunjukan GPH Bhre sebagai Mangkunegara X berlangsung pada Selasa (1/3/2022), sekitar pukul 10.30 WIB di Puro Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: GPH Bhre Cakrahutomo Jadi Penerus Tahta KGPAA Mangkunegara X

Wara-wara itu dibacakan oleh Pengageng Wedhana Satrio Pura Mangkunegaran KRMT Lilik Priarso.

"GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai penerus Puro Mangkunegaran dengan gelar KGPAA Mangkunegara X," terangnya.

Lilik mengatakan, penunjukan GPH Bhre berdasarkan hasil musyawarah antarkeluarga dan sederet dalem Puro Mangkunegaran.

Penobatan GPH Bhre sebagai KGPAA Mangkunegara X bakal diadakan pada Sabtu (12/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Persiapan Pengangkatan GPH Bhre sebagai KGPAA Mangkunegara X Telah Berlangsung

Jalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan di dunia

Kerabat Mangkunegaran, Irawati Kusumorasri, berharap di bawah kepemimpinan GPH Bhre sebagai Mangkunegara X, Puro Mangkunegaran bisa lebih moncer di bidang budaya dan pariwisata.

Ira yakin bahwa GPH Bhre dapat melestarikan dan mengembangkan Mangkunegaran.

“Saya yakin beliau akan melestarikan dan mengembangkan (Puro Mangkunegaran). Dia mampu untuk itu. Ditambah lagi, network beliau luas. Itu yang terpenting untuk menjadi Mangkunegara X,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/3/2022).

Baca juga: GPH Bhre Sering Tidur di Makam Mangkunegara IX Sebelum Diumumkan Jadi Penerus Tahta

Adapun mengenai networking, Ira berharap agar ke depannya Puro Mangkunegaran bisa menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan di dunia.

“Mengharapkan bisa menjalin network dengan kerajaan-kerajaan di dunia. Bagaimana kita bisa berhubungan dengan kerajaan di Asia, Eropa, dan lain-lain,” sebutnya.

Menurut Ira, di era modern ini, menjalin hubungan lebih gampang.

Networking perlu dikembangkan. Sekarang lebih mudah dijalin dan lebih cepat karena ada beragam alat komunikasi maupun saluran-saluran lain,” ucap pegiat seni di Solo ini.

Baca juga: GPH Bhre Jadi Penerus Tahta Pura Mangkunegaran, Gibran Berharap Bisa Dorong Perekonomian Solo

Ira berkeinginan agar suatu saat kelak Puro Mangkunegaran dan kerajaan-kerajaan di berbagai penjuru dunia bisa saling berkunjung, lalu membuat program bersama.

Selain budaya, program-program itu bisa juga berkaitan dengan pendidikan.

“Mungkin bisa mengadakan MoU (memorandum of understanding),” ucapnya.

Baca juga: Pemerhati Budaya Solo: GPH Bhre Cakrahutomo Harapan Baru Mangkunegaran

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Yogyakarta
Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Yogyakarta
Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga 'Nyandhong' Gunungan

Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga "Nyandhong" Gunungan

Yogyakarta
Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Yogyakarta
Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Yogyakarta
Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Yogyakarta
Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Yogyakarta
Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Yogyakarta
Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Yogyakarta
Geram: Pemain Judi 'Online' Sama dengan Pemakai Narkoba

Geram: Pemain Judi "Online" Sama dengan Pemakai Narkoba

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Yogyakarta
Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com