Harga Daging Sapi di Yogyakarta Stabil, Pedagang Beringharjo Malah Keluhkan Kehilangan Pelanggan

Kompas.com - 25/02/2022, 16:11 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Harga daging sapi di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta masih stabil di harga Rp 120.000-125.000 per kg.

Namun, pedagang mengeluhkan pembelian berkurang karena dampak Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro dipindah ke Teras Malioboro Satu dan Dua.

Penjual daging sapi di Beringharjo, Ponirah (65) mengatakan, harga daging sapi masih stabil di kisaran Rp 120.000 per kg. Untuk daging khas dalam lebih mahal, yaitu Rp 125.000 per kg.

Baca juga: Harga Daging di Pasar Gunungkidul Naik, Pedagang Tertolong Banyak Hajatan

"Harga Rp 120.000 sama Rp 125.000, belum ada kenaikan masih stabil. Harga biasanya juga segini belum ada kenaikan," katanya saat ditemui di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (25/2/2022).

Ia menyampaikan jika terjadi kenaikan harga daging sapi, seminggu sebelumnya akan diumumkan terlebih dahulu dan nantinya diberikan surat edaran kenaikan harga kepada para pedagang. Seperti saat harga naik pada Juni 2021 lalu.

"Terakhir harga naik ya sesuai surat edaran naik Rp 5.000. Belum ada kabar kalau naik. Mudah-mudahan nggak," ucapnya.

Ia mengungkapkan kondisi saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain pandemi Covid-19, relokasi PKL Malioboro juga berdampak pada omset penjualannya. Karena selama ini ia memiliki beberapa langganan penjual bakso yang membeli daging darinya.

"Tapi sekarang jualan ini susah karena pedagang bakso di Malioboro dipindah, sampai sekarang belum jualan lagi. Jadi agak sulit sekarang ini," ungkapnya.

Pedagang daging sapi lainnya, Waliyem menyampaikan hal yang sama. Harga daging sapi di Yogyakarta cenderung stabil di harga Rp 120.000 hingga Rp 125.000.

"Kalau harga masih biasa kualitas 1 Rp 125.000, kualitas 2 Rp 120.000. Masih stabil harganya dan belum mendengar ada kabar kenaikan harga," kata dia.

"Biasanya kalau mau naik 2 minggu sebelumnya sudah diberi tahu terus baru dirapatkan dulu se-pengusaha daging termasuk penjual dealnya berapa. Misal Rp 5.000 nanti dibikin surat edaran," kata dia.

Ia mengungkapkan penjualan saat ini sudah membaik jika dibandingkan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebelumnya.

"Kalau pembeliannya Alhamdulillah sudah naik lagi sudah baik. PPKM saat ini nggak ngaruh, beda dengan saat awal-awal PPKM," kata dia.

Baca juga: Harga Daging Sapi Mahal, Kementan Minta Satgas Pangan Telusuri yang Bermain

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Yogyakarta
Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: 'Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet'

Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: "Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet"

Yogyakarta
Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Yogyakarta
Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Yogyakarta
LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

Yogyakarta
Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Yogyakarta
Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Yogyakarta
Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Yogyakarta
Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Yogyakarta
Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Yogyakarta
Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Yogyakarta
Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Yogyakarta
Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.