Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bercucuran Darah, Danarto Merangkak Cari Anak Istri Usai Bus yang Ditumbangi Tabrak Bukit Bego Imogiri

Kompas.com - 08/02/2022, 16:52 WIB
Rachmawati

Editor

 

Perlu ada jalur penghentian darurat

Sementara itu Peneliti Senior Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), Arif Wismadi menjelaskan pada daerah dengan geometri jalan yang rawan kecelakaan memang harus mendapatkan prioritas lebih pada aspek keselamatan.

Dia menjelaskan ruas-ruas jalan seperti di kawasan Dlingo, Imogiri telah terdapat rambu-rambu peringatan tentang tanjakan dan tikungan.

Namun di daerah blackspot atau rawan kecelakaan, harus ada upaya ekstra agar tidak ada maut yang terjadi lagi.

“Yang harus ditekankan pertama adalah upaya menekan risiko kecelakaan, seperti perambuan dan marka untuk traffic calming atau mengurangi kecepatan laju kendaraan,” ucap Arif kepada Tribun Jogja, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Mengenal Bukit Bego Bekas Tambang dan Lokasi Favorit Goweser di Imogiri

Hal lain yang harus dilakukan adalah untuk mencegaj kemungkinan kecelakaan tunggal ataupun kecelakaan yang melibatkan pengguna kendaraan lain.

“Banyak kecelakaan melibatkan pengguna yang tidak memahami medan yang dilalui. Kondisi permukaan jalan yang bagus juga dapat menimbulkan kesalahan tindakan sopir yang tidak mengenal medan,” bebernya.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah membangun infrastruktur keselamatan di tebing dan jurang untuk meminimalkan atau meredam benturan keras.

“Infrastruktur lain adalah jalur penghentian darurat ketika ada kendaraan dengan rem yang blong atau mundur karena tidak kuat menanjak,” ungkapnya.

Baca juga: Tulus Terdiam dan Tak Beranjak dari Makam Anaknya yang Jadi Korban Kecelakaan di Bantul

Ditambahkannya, infrastuktur dan fasilitas lain yang diperlukan merupakan untuk respon cepat ketika terjadi kecelakan.

Di setiap titik dan area blackspot diperlukan fasilitas pertolong keselamatan serta penanganan kejadian.

“Untuk pengguna jalan, semestinya bisa sangat mematuhi instruksi keselamatan di setiap ruas jalan. Selain itu, kesiapan kendaraan menjadi sangat penting,” kata Arif.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Markus Yuwono | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief), TribunJogja.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polemik Beach Club Raffi Ahmad, Lurah: Warga Tidak Ada yang Protes

Polemik Beach Club Raffi Ahmad, Lurah: Warga Tidak Ada yang Protes

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Yogyakarta
Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Yogyakarta
Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Yogyakarta
2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

Yogyakarta
Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Yogyakarta
Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Yogyakarta
Soal Judi 'Online', Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Soal Judi "Online", Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Yogyakarta
Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Yogyakarta
Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Yogyakarta
Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Yogyakarta
Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Yogyakarta
Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com