Ada Permintaan Tunda Relokasi PKL Malioboro, Sultan HB X: Saya Sudah Nunggu 18 Tahun

Kompas.com - 25/01/2022, 13:45 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) menyatakan tidak akan menunda waktu relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Malioboro.

HB X merasa sudah cukup lama membiarkan PKL berjualan dalam kawasan tersebut.

"Aku wes ngenteni 18 tahun (aku sudah nunggu 18 tahun). Jadi ra mung mundur 3 tahun aku wes ngenteni 18 tahun (Jadi tidak hanya mundur 3 tahun, aku sudah nunggu 18 tahun)," ungkap Sultan ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (25/1/2022).

Baca juga: PKL Minta Relokasi Ditunda, Ketua Pansus: Kalau Direlokasi Negara Tidak Punya Sense of Crisis

Terkait adanya PKL Malioboro yang meminta menunda, Sultan justru berharap relokasi dapat dilakukan secepatnya.

Menurut Sultan, alasan kenapa harus direlokasi karena PKL menempati lokasi yang tidak semestinya mereka gunakan.

"Mereka minta menunda saya meminta agar bisa lebih cepat aku sudah nunggu 18 tahun, karena tempat itu bukan milik dia milik toko dan pemerintah bukan untuk fasilitas kaki lima saya tunggu 18 tahun. Gak usah mundur 3 tahun, saya sudah menunggu 18 tahun," tegas Sultan.

Sebagai informasi, ada perkiraan puncak kenaikan kasus Covid-19 terjadi antara Februari hingga Maret menjadi dasar Panitia Khusus (Pansus) relokasi PKL Malioboro meminta pemerintah untuk menunda relokasi.

"Kalau sudah direlokasi, kena Omicron lagi, kan negara tidak mempunyai sense of crisis," kata Ketua Pansus Relokasi PKL Malioboro, DPRD Kota Yogyakarta Antonius Foki Ardyanto, setelah Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPRD Kota Yogyakarta, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Jika Tempat Relokasi Tak Layak, PKL Malioboro Ancam Kembali ke Tempat Semula

Salah satu PKL Malioboro Sujarwo dalam RDPU di DPRD Kota Yogyakarta menyampaikan, rencana relokasi sebaiknya ditunda sampai dengan setelah Idul Fitri.

Menurutnya, dengan penundaan PKL dapat memperbaiki keadaan ekonominya.

"Permintaan kami ditunda saja, kita ingin mengembalikan pendapatan dulu untuk ekonomi lebih baik," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Yogyakarta
Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Yogyakarta
Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Yogyakarta
BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

Yogyakarta
Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Yogyakarta
Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Yogyakarta
KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

Yogyakarta
Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Yogyakarta
Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Yogyakarta
Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Yogyakarta
Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Yogyakarta
Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Yogyakarta
68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.