Kompas.com - 15/01/2022, 18:36 WIB
Kepala BPOM Penny Lukito saat ditemui di kantor BPOM, Jakarta, Rabu (14/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOKepala BPOM Penny Lukito saat ditemui di kantor BPOM, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Vaksin Merah Putih, vaksin Covid-19 buatan Indonesia, ditargetkan mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada bulan Juli 2022.

Kepala Badan POM Republik Indonesia Penny K. Lukito menyampaikan, saat ini Vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga sedang dalam tahap pertama dan sudah menyelesaikan uji pra klinik kepada hewan.

"Ini sedang persiapan fasilitas produksinya karena ini kan diproduksi oleh satu fasilitas baru sebagai produksi vaksin human atau manusia yang kedua," katanya saat pemantauan vaksin booster di Jogja Expo Center, Sabtu (15/1/2022).

Baca juga: Khofifah Puji Vaksin Merah Putih dan Motor Listrik Buatan Universitas di Jatim

Ia menambahkan, dalam masa pandemi ini, ketahanan serta kemandirian dalam membuat terobosan-terobosan baru termasuk memproduksi vaksin sendiri merupakan hal yang penting.

Sehingga, dapat mendorong bertambahnya industri farmasi yang memproduksi vaksin bagi manusia.

"Insya Allah ini adalah kebanggaan kita tentunya, suatu vaksin diteliti, di-research, dihasilkan oleh anak bangsa dalam hal ini dan nanti akan diproduksi di dalam fasilitas farmasi kita sendiri," ujar dia.

Badan POM siap untuk mendampingi produksi obat dalam negeri dan dapat memenuhi aspek cara produksi obat yang baik, serta pengawasan dengan ketat.

Dengan pengawasan, ketat diharapkan produksi vaksin dapat terjaga kualitasnya.

"Didampingi betul-betul oleh badan POM memenuhi aspek-aspek cara produksi obat yang baik dengan sangat ketat sehingga nanti kualitas vaksin kita jaga sekali," katanya.

Baca juga: Khofifah Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Booster Vaksin Merah Putih

Lebih lanjut, Penny menyampaikan, untuk Vaksin Merah Putih saat ini dalam waktu dekat masuk uji pra klinik dan sedang menunggu uji klinikal.

"Insya Allah di awal Februari, akan segera kita launching uji klinik fase satu," katanya.

Setelah itu langkah selanjutnya adalah pemberian EUA diharapkan dapat diberikan pada bulan Juli mendatang.

"Harapannya adalah sekitar bulan Juli sudah bisa diberikan EUA dan bisa diproduksi secara massal di tahun 2022 ini," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Warga Gunungkidul Alami Gejala Mirip Antraks Usai Konsumsi Daging Sapi

10 Warga Gunungkidul Alami Gejala Mirip Antraks Usai Konsumsi Daging Sapi

Yogyakarta
Antar Istri Berobat Asma, Warga di Sleman Yogyakarta Jadi Sasaran Klitih

Antar Istri Berobat Asma, Warga di Sleman Yogyakarta Jadi Sasaran Klitih

Yogyakarta
[POPULER YOGYAKARTA] Pengemudi Diteriaki Maling, Mobil Dirusak Massa | Sri Sultan Ingatkan Prokes

[POPULER YOGYAKARTA] Pengemudi Diteriaki Maling, Mobil Dirusak Massa | Sri Sultan Ingatkan Prokes

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 29 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 29 Januari 2022

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 29 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 29 Januari 2022

Yogyakarta
Sultan Tak Menutup Kemungkinan Omicron Sudah Masuk di Yogyakarta

Sultan Tak Menutup Kemungkinan Omicron Sudah Masuk di Yogyakarta

Yogyakarta
Kronologi Mercy Dirusak Massa di Bantul, Sopir Diteriaki Maling dan Tabrak Sepeda Motor

Kronologi Mercy Dirusak Massa di Bantul, Sopir Diteriaki Maling dan Tabrak Sepeda Motor

Yogyakarta
Sumur Bekas Pabrik Pewarna Jadi Cagar Budaya, Saksi Yogyakarta Keluar dari Krisis Ekonomi

Sumur Bekas Pabrik Pewarna Jadi Cagar Budaya, Saksi Yogyakarta Keluar dari Krisis Ekonomi

Yogyakarta
Kasus Covid-19 Melonjak, Sultan HB X Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Kasus Covid-19 Melonjak, Sultan HB X Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Yogyakarta
Di Bantul, Menteri Kelautan dan Perikanan Usulkan Satu Bulan Tanpa Aktivitas Laut

Di Bantul, Menteri Kelautan dan Perikanan Usulkan Satu Bulan Tanpa Aktivitas Laut

Yogyakarta
Berawal dari Ribut dengan Juru Parkir, Mercedez Benz di Bantul Dirusak Massa

Berawal dari Ribut dengan Juru Parkir, Mercedez Benz di Bantul Dirusak Massa

Yogyakarta
Cerita Pembuat Jajanan Harus Berburu Minyak Goreng Murah Setiap Hari

Cerita Pembuat Jajanan Harus Berburu Minyak Goreng Murah Setiap Hari

Yogyakarta
Siswa Positif Covid-19, PTM SMP Swasta di Sleman Dihentikan Sementara

Siswa Positif Covid-19, PTM SMP Swasta di Sleman Dihentikan Sementara

Yogyakarta
[POPULER YOGYAKARTA] Penambahan Kasus Probable Omicron | Radius Bahaya Merapi Diperluas

[POPULER YOGYAKARTA] Penambahan Kasus Probable Omicron | Radius Bahaya Merapi Diperluas

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 28 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 28 Januari 2022

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.