Kompas.com - 12/01/2022, 11:58 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta belum bisa melaksanakan booster vaksin Covid-19 pada hari ini, Rabu (13/1/2022). Hal iti disebabkan karena stok jenis vaksin untuk booster saat ini masih terbatas.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyampaikan, untuk vaksinasi booster digunakan tiga jenis vaksin, yakni AztraZeneca, Moderna, dan Pfizer.

"Kalau di Kota Yogyakarta sekarang baru ada 700 Pfizer, dan AztraZeneca hanya 300-an kalau kita gunakan sehari saja sudah habis itu," ujar Heroe saat dihubungi wartawan, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Vaksin Booster Sudah Bisa Diakses Warga Tangerang Raya dan Kabupaten Serang

Lanjut dia sebelum melaksanakan vaksin booster kepada masyarakat, Heroe meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan pendataan terlebih dahulu. Vaksin booster ini diutamakan bagi lansia sebelum diberikan ke masyarakat lainnya.

"Kita minta menghitung ketersedian vaksin dengan jumlah lansia yang kita booster, sedang kita hitung. Persiapan ketersedian vaksin dan berhitung kapan mulai booster lansia," katanya.

Karena kekurangan jumlah stok vaksin tersebut Pemkot Yogyakarta mengajukan tambahan vaksin booster kepada kementerian kesehatan agar vaksin booster dapat segera diberikan kepada masyarakat Yogyakarta.

"Ya (meminta tambahan vaksin), makanya se DIY bersama kemenkes dan dinkes lain rapat penyediaan vaksin booster lansia. Maupun lansia yang belum dapat vaksin," katanya.

Vaksin booster belum digelar di Kota Yogyakarta untuk sekarang Pemkot Yogyakarta memfokuskan vaksinasi bagi lansia yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua, serta fokus memberikan vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.

"Kita saat ini diminta memfokuskan untuk mereka yang belum divaksin pertama bagi lansia kalau lansia sudah vaksin dosis satu dan dua bisa dibooster, dan anak-anakyang bisa divaksin," katanya.

Terpisah, Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menambahkan untuk kick off vaksin booster dilakukan pada Kamis (13/1/2022) dengan sasaran 3 sampai 4 ribu bertempat di Jogja Expo Center (JEC).

"Pemerintah DIY lakukan vaksin booster besok, karena kita butuh persiapan tempat. Besok diselenggarakan di JEC," katanya.

Ia menyampaikan pemberian vaksin booster berurutan seperti pemberian vaksin dosis pertama dan kedua, mulai dari lansia, pelayan publik, sampai dengan anak-anak.

"Lansia, pelayanan publik, tenaga pendidikan, anak 12 tahun. Urutannya sama kaya kemarin," kata dia.

Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 untuk Booster Aman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Yogyakarta
Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Yogyakarta
Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Yogyakarta
BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

Yogyakarta
Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Yogyakarta
Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Yogyakarta
KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

Yogyakarta
Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Yogyakarta
Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Yogyakarta
Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Yogyakarta
Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Yogyakarta
Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Yogyakarta
68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.