Kompas.com - 16/12/2021, 08:28 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pembajun Setyaningastutie memastikan ketersediaan vaksin cukup untuk pelaksanaan dua kali dosis vaksinasi anak usia 6 -11 tahun.

Kick off vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan dimulai pada Sabtu (18/12/2021) di Wana Bhakti Yasa, Kota Yogyakarta.

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 di Kota Tegal Mulai Dilaksanakan, Badut Datang untuk Usir Tegang

Kepada awak media, Pembajun Setyaningastutie mengatakan vaksin yang dipakai untuk vaksinasi anak usia 6 - 11 tahun adalah Sinovac dan Coronavac.

"Ketersediaan vaksin cukup untuk dua kali dosis yang akan diberikan," ujar Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie dalam jumpa pers, Rabu (15/12/2021).

Pembajun menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan sasaran di DIY untuk anak usia 6-11 tahun kurang lebih 303 ribu. Namun dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY kurang lebih ada 264 ribu.

"Itu bisa terjadi terjadi karena mungkin yang 12 tahun atau di bawah itu memang mungkin sudah tidak masuk kategori, 12 Tahun dan seterusnya," ungkapnya.

Sedangkan ketersediaan vaksin di DIY setelah dilakukan penghitungan ada sekitar 700 ribu. Sehingga dipastikan tidak ada kendala terkait ketersediaan vaksin untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Kita sudah hitung, kalau misalnya kita pakai (data) yang sasaran dari pusat 303 ribu sekian, sedangkan stok (vaksin)yang kita hitung kita punya sekitar 700 ribu. Nggak hanya Sinovac, kita juga pakai Coronavac," tegasnya.

Pembajun menuturkan kick off vaksinasi untuk anak 6-11 tahun di DIY akan dimulai pada Sabtu (18/12/2021) di Wana Bhakti, Kota Yogyakarta. Sasaran pada vaksinasi awal tersebut sebanyak 1.000 anak.

"Kenapa hari Sabtu, karena diharapkan pada saat pertama anak-anak bisa didampingi oleh orangtua," ucapnya.

Baca juga: Disdik Solo Gunakan Libur Akhir Tahun untuk Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Sultan Tidak Akan Beri Bantuan Hukum kepada Koruptor di DI Yogyakarta

Yogyakarta
Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Dream Theater Konser di Solo, Ini Harga Tiket dan Cara Belinya

Yogyakarta
Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Pertalite di SPBU Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Banyak Sekolah di DIY Kekurangan Murid Usai PPDB, Apa yang Salah?

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 30 Juni 2022: Berawan dari Pagi hingga Malam

Yogyakarta
BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

BKKBN: Gangguan Mental Emosional Remaja Naik Jadi 9,8 Persen, Angka Perceraian Capai 580 Ribu

Yogyakarta
Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Warga Yogya Keluhkan Ribet Beli Pertalite Pakai Aplikasi, Ini Penjelasan Pertamina

Yogyakarta
Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Wacana Jam Malam Anak di Kota Yogyakarta, Kepala BKKBN: Seperti Paracetamol

Yogyakarta
KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

Yogyakarta
Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Pedulilindungi atau KTP, Warga Khawatir NIK-nya untuk Pinjol

Yogyakarta
Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Zona Merah PMK di Bantul Bertambah, Pemkab Berharap Tambahan Vaksin

Yogyakarta
Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Pangat Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Presiden Jokowi

Yogyakarta
Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Tutup Gerai Holywings sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Pemkab Sleman Minta Pusat Tinjau Perizinannya

Yogyakarta
Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Berkendara Sendirian Saat Tengah Malam, Pelajar Tewas Usai Tabrak Jembatan Depan YIA

Yogyakarta
68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

68 Hewan Ternak Mati karena PMK di DI Yogyakarta, Terpapar 7.046

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.