Kompas.com - 05/05/2021, 20:50 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X saat ditemui di Banhsal Kepatihan, Kota Yogyakarta, menjealskan soal 3 daerah muncul zona merah, Senin (3/4/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOGubernur DIY, Sri Sultan HB X saat ditemui di Banhsal Kepatihan, Kota Yogyakarta, menjealskan soal 3 daerah muncul zona merah, Senin (3/4/2021)

KOMPAS.com- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X (HB X) meminta warganya untuk menggelar shalat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Permintaan itu dilontarkan HB X sesuai dengan anjuran Kementerian Agama untuk mencegah penularan Covid-19.

"Kalau kemauan Departemen (Kementerian) Agama ya bisa (Shalat Idul Fitri) di rumah sendiri-sendiri," kata HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Sri Sultan HB X Tidak Akan Gelar Open House Saat Lebaran 2021

Selain itu, Pemerintah Provinsi DIY meniadakan shalat Idul Fitri berjemaah yang biasa digelar di kawasan alun-alun.

Rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) yang berada dalam zona merah penularan virus corona juga dilarang menggelar shalat Idul Fitri berjemaah.

"Yang penting jangan ada berkerumunan," sebut HB X.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

HB X pun kembali meminta warganya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di dalam dan luar rumah.

Baca juga: Sultan HB X Persilakan Warga Shalat Tarawih di Masjid Selama Ramadhan

Warga DIY diharapkan tidak menyepelekan kemungkinan terjadi penularan Covid-19 dalam lingkungan keluarga.

"Biarpun yang berkerumun keluarganya ya tetap hati-hati, harus pakai masker di rumah. Karena sekarang problem-nya itu tetangga dan keluarga bukan berpikirnya orang Jakarta ke sini lalu bawa Covid. Sekarang itu sudah (tren klaster) keluarga," papar Sri Sultan.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Imbau Masyarakat Gelar Salat Idulfitri di Rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pecel Lele Mahal Ditemukan, Disanksi Tutup 6 Hari dan Diminta Lakukan Ini

Pedagang Pecel Lele Mahal Ditemukan, Disanksi Tutup 6 Hari dan Diminta Lakukan Ini

Yogyakarta
Viral, Curhat Warga Diminta Uang Parkir Rp 20.000 di Yogyakarta, Ini Ceritanya

Viral, Curhat Warga Diminta Uang Parkir Rp 20.000 di Yogyakarta, Ini Ceritanya

Yogyakarta
Satu Keluarga Dipaksa Sewa Jip ke Petilasan Mbah Maridjan, Wajib Bayar Rp 550.000, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Dipaksa Sewa Jip ke Petilasan Mbah Maridjan, Wajib Bayar Rp 550.000, Ini Ceritanya

Yogyakarta
Saat Ikat Korbannya, Perampok Bilang 'Santai Saja Pak, Baca Basmalah, Tak Apa-apa Kok'

Saat Ikat Korbannya, Perampok Bilang "Santai Saja Pak, Baca Basmalah, Tak Apa-apa Kok"

Yogyakarta
Pria Ini Digigit Ular Saat Tidur di Ruang Tamu, Tewas 5 Jam Setelahnya

Pria Ini Digigit Ular Saat Tidur di Ruang Tamu, Tewas 5 Jam Setelahnya

Yogyakarta
Selama Libur Lebaran, Jumlah Wisatawan Malioboro Turun Drastis

Selama Libur Lebaran, Jumlah Wisatawan Malioboro Turun Drastis

Yogyakarta
Sultan HB X Minta Warga DIY Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Sultan HB X Minta Warga DIY Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Yogyakarta
5 Fakta Sosok Nani Pengirim Sate Sianida, Merantau sejak Lulus SMP, Ditangkap di Hari Ulang Tahun

5 Fakta Sosok Nani Pengirim Sate Sianida, Merantau sejak Lulus SMP, Ditangkap di Hari Ulang Tahun

Yogyakarta
22 Jemaah Masjid di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

22 Jemaah Masjid di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Yogyakarta
Tragedi Sate Beracun, Salah Sasaran Berujung Tewasnya Anak Pengemudi Ojol

Tragedi Sate Beracun, Salah Sasaran Berujung Tewasnya Anak Pengemudi Ojol

Yogyakarta
Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Aksinya Telah Direncanakan, Ini Penjelasan Polisi

Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Aksinya Telah Direncanakan, Ini Penjelasan Polisi

Yogyakarta
Cerita Galang Dana Masjid Jogokariyan, Dipakai untuk Beli Kapal Selam Baru, Sudah Kumpulkan Rp 1,2 M

Cerita Galang Dana Masjid Jogokariyan, Dipakai untuk Beli Kapal Selam Baru, Sudah Kumpulkan Rp 1,2 M

Yogyakarta
Miris, Kakek 81 Tahun Ditipu, 8 Itik Jualannya Dibeli Pakai Uang Palsu

Miris, Kakek 81 Tahun Ditipu, 8 Itik Jualannya Dibeli Pakai Uang Palsu

Yogyakarta
Jual 8 Itik Miliknya, Mbah Mardi Dibayar Uang Palsu Rp 400.000, Ini Ceritanya

Jual 8 Itik Miliknya, Mbah Mardi Dibayar Uang Palsu Rp 400.000, Ini Ceritanya

Yogyakarta
Fakta Baru Sate Maut di Bantul, Polisi Pastikan Ada Racun Jenis C di Bumbunya

Fakta Baru Sate Maut di Bantul, Polisi Pastikan Ada Racun Jenis C di Bumbunya

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X