Muncul Awan Panas Guguran di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1.000 Meter

Kompas.com - 06/03/2021, 16:43 WIB
Guguran lava pijar terlihat dari Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (27/2/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan pukul 18.00 WIB (26/2) - 06.00 WIB (27/2) telah terjadi 42 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya. Guguran lava pijar terlihat dari Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (27/2/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan pukul 18.00 WIB (26/2) - 06.00 WIB (27/2) telah terjadi 42 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter ke arah barat daya.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Awan panas guguran muncul di Gunung Merapi pada Sabtu (6/3/2021), pukul 14.37 WIB.

Estimasi jarak luncur awan panas guguran lebih kurang 1.000 meter ke arah Barat Daya.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada 6 Maret 2021, pukul 14.37 WIB," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida kepada wartawan, Sabtu.

Baca juga: Kubah Kawah Gunung Merapi Meninggi, Sudah 45 Meter

Dari data BPPTKG, awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 54 milimeter.

Durasi awan panas guguran tercatat 107 detik.

"Estimasi jarak luncur lebih kurang 1.000 meter ke arah Barat Daya," ucap Hanik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan Sabtu, pukul 06.00 WIB - 12.00 WIB, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, dan setinggi 500 meter di atas puncak.

Teramati 3 kali guguran lava di Gunung Merapi.

Baca juga: Sejak Januari 2021, Gunung Merapi Sudah Keluarkan 111 Awan Panas

Data kegempaan di Gunung Merapi untuk guguran sebanyak 41 dengan amplitudo  3 milimeter - 26 milimeter dan durasi 9 - 118 detik.

"Tingkat aktivitas Gunung Merapi ditetapkan level III (siaga)," kata Hanik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Yogyakarta
Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Yogyakarta
Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Yogyakarta
Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Yogyakarta
Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Yogyakarta
Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Yogyakarta
“Yang Penting Telaten dan Tetap Sabar karena Rezeki Ada yang Ngatur”

“Yang Penting Telaten dan Tetap Sabar karena Rezeki Ada yang Ngatur”

Yogyakarta
Mbah Mardi Maafkan Penabrak Mabuk yang Membuatnya Pincang, Kini Ikhlas 8 Itik Dibayar dengan Uang Palsu

Mbah Mardi Maafkan Penabrak Mabuk yang Membuatnya Pincang, Kini Ikhlas 8 Itik Dibayar dengan Uang Palsu

Yogyakarta
Ini Aturan Baru Berwisata di Malioboro, Salah Satunya Ada Pembatasan Waktu

Ini Aturan Baru Berwisata di Malioboro, Salah Satunya Ada Pembatasan Waktu

Yogyakarta
Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Kawasan Wajib Vaksin dan Masker, Simak Penjelasan Wali Kota

Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Kawasan Wajib Vaksin dan Masker, Simak Penjelasan Wali Kota

Yogyakarta
Siap-siap, Masuk Kawasan Malioboro Bakal Diminta Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Siap-siap, Masuk Kawasan Malioboro Bakal Diminta Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Yogyakarta
Tradisi Mubeng Beteng, Mencari Ketenangan Hati dalam Sunyi

Tradisi Mubeng Beteng, Mencari Ketenangan Hati dalam Sunyi

Yogyakarta
Luhut: Jadi Nanti Kalian ke Restoran Tak Pakai Kartu Vaksin Ditolak, Belanja Juga Ditolak

Luhut: Jadi Nanti Kalian ke Restoran Tak Pakai Kartu Vaksin Ditolak, Belanja Juga Ditolak

Yogyakarta
Nasib Sejumlah Toko di Malioboro, Dijual di Bawah Harga Pasaran, Pemilik Disebut Terlilit Utang akibat Pandemi

Nasib Sejumlah Toko di Malioboro, Dijual di Bawah Harga Pasaran, Pemilik Disebut Terlilit Utang akibat Pandemi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.