Warga Yogyakarta Diminta Tak Timbun Sembako Selama PTKM Berlaku

Kompas.com - 08/01/2021, 08:24 WIB
Heroe ditemui di ruang sadewa setelah melakukan rapat dengan direktur rumah sakit Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoHeroe ditemui di ruang sadewa setelah melakukan rapat dengan direktur rumah sakit

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Selama pemberlakuan pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) masyarakat Kota Yogyakarta diminta tidak panik dan menimbun sembako.

Pasalnya, selama kebijakan itu berlaku mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021 toko yang menjual bahan makanan pokok tetap diperbolehkan beroperasi.

“Semua sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok tidak ditutup tetapi memang dibatasi jam buka dan tutupnya. Sehingga tidak perlu untuk menimbun bahan pokok,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat ditemui di Ruang Sadewa Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Respons Instruksi Mendagri, Pemprov DIY Terapkan PSTKM di Seluruh Wilayahnya

Heroe mengatakan, aturan yang dibuat Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menekan penularan Covid-19 hanya membatasi waktu buka toko penjual bahan makanan pokok.

Sebagai informasi, tempat perbelanjaan di DIY selama PTKM berlaku hanya boleh buka sampai 19.00 WIB.

Menurut Heroe, ketenangan masyarakat dibutuhkan saat pemberlakukan PTKM nanti.

Jika kondisi tetap normal dan tidak ada penimbunan bahan pokok, maka tidak akan ada efek ekonomi dari kebijakan tersebut.

Baca juga: Cerita Saat Papermoon Puppet Hibur Anak-anak Korban Gempa Yogyakarta

“Tidak ada penimbunan stok dan segala macam supaya semua aman, berlaku normal saja, kalau masyarakat tenang saya kira tidak ada efek-efek ekonomi,” ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Lagi Makan Ada yang Teriak Banjir, Saya Langsung Lari'

"Lagi Makan Ada yang Teriak Banjir, Saya Langsung Lari"

Regional
Dibujuk Anaknya, Ibu Rumah Tangga Nekat Jadi Pengedar Sabu

Dibujuk Anaknya, Ibu Rumah Tangga Nekat Jadi Pengedar Sabu

Regional
Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin Teridentifikasi, Ada di Jatim dan Jakarta

Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Setelah Divaksin Teridentifikasi, Ada di Jatim dan Jakarta

Regional
Melahirkan Seorang Diri di Kamar Mandi, Mahasiswi Calon Perawat Tega Bunuh Bayinya

Melahirkan Seorang Diri di Kamar Mandi, Mahasiswi Calon Perawat Tega Bunuh Bayinya

Regional
Kristen Gray Akhirnya Dideportasi Setelah Viral karena Twitnya soal Bali

Kristen Gray Akhirnya Dideportasi Setelah Viral karena Twitnya soal Bali

Regional
Korban Gempa Harus Antre Berjam-jam di Rumah Wakil Bupati Mamuju untuk Dapat Bantuan

Korban Gempa Harus Antre Berjam-jam di Rumah Wakil Bupati Mamuju untuk Dapat Bantuan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 Januari 2021

Regional
2 Korban Gempa di Majene Meninggal Dunia di Lokasi Pengungsian

2 Korban Gempa di Majene Meninggal Dunia di Lokasi Pengungsian

Regional
Kenang Konflik Ambon 1999, Pemuda Masjid Ziarah ke Taman Makam Syuhada

Kenang Konflik Ambon 1999, Pemuda Masjid Ziarah ke Taman Makam Syuhada

Regional
100 Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari RS, Kapolres: Mereka Tak Terkendali

100 Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari RS, Kapolres: Mereka Tak Terkendali

Regional
5 Fakta Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya, Dicekik dan Disumpal dengan Kapur Toilet, Terancam 15 Tahun Penjara

5 Fakta Mahasiswi Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkannya, Dicekik dan Disumpal dengan Kapur Toilet, Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Belum Jadi Tersangka, 17 Terduga Teroris di Makassar Diperpanjang Penahanannya

Belum Jadi Tersangka, 17 Terduga Teroris di Makassar Diperpanjang Penahanannya

Regional
Sudah 1,5 Bulan Tempat Penghidupan Mereka Terendam Banjir

Sudah 1,5 Bulan Tempat Penghidupan Mereka Terendam Banjir

Regional
10 Pendaki Gunung Dempo Kena 'Blacklist' akibat Mengambil Kayu Panjang Umur

10 Pendaki Gunung Dempo Kena "Blacklist" akibat Mengambil Kayu Panjang Umur

Regional
Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Dinas

Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Dinas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X