Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Kompas.com - 30/10/2020, 19:33 WIB
Gunung Merapi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Merapi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG) Yogyakarta kembali melaporkan adanya peningkatan aktivitas Gunung Merapi.

Sejak 23 Oktober 2020 hingga 29 Oktober 2020, dilaporkan terjadi 81 kali gempa vulkanik dangkal, 864 kali gempa fase banyak, 10 kali gempa frekuensi rendah, 367 kali gempa guguran, dan tujuh kali gempa tektonik.

Jumlah gempa dalam periode tersebut meningkat dari pekan sebelumnya.

Baca juga: Sering Masuk Zona Bahaya, Pencari Rumput di Lereng Merapi Akan Diedukasi

Dalam rentang 16 oktober 2020 hingga 22 Oktober 2020 tercatat ada 167 kali gempa embusan, 63 kali gempa vulkanik dangkal, 433 gempa fase banyak, 23 gempa frekuensi rendah, 170 kali gempa guguran, dan 16 gempa tektonik.

Laju pemendekan gunung dalam periode laporan terakhir pun ikut bertambah menjadi 4 sentimeter per hari dari sebelumnya 2 sentimeter per hari.

"Deformasi Gunung Merapi yang dipantau penggunakan EDM (distance electronic measurement) pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 4 sentimeter per hari," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, dalam laporan tertulisnya Jumat (30/10/2020).

Selain itu, tercatat munculnya asap dari kawah Merapi dengan ketinggian maksimum 500 meter dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Selo pada 28 Oktober 2020 sekitar 08.10 WIB.

"Analisis morfologi area kawah berdasarkan foto dari sektor Tenggara tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi kubah. Perhitungan volume kubah lava berdasarkan pengukuran menggunakan drone pada 29 Oktober 2020 sebesar 200.000 meter kubik," jelas Hanik Humaida.

Baca juga: Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Terjadinya aktivitas vulkanik menunjukkan proses pergerakan magma menuju permukaan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik King Kobra Lolos dari Paket Ekspedisi, Dikecam Warganet hingga Tips Pecinta Reptil

Cerita di Balik King Kobra Lolos dari Paket Ekspedisi, Dikecam Warganet hingga Tips Pecinta Reptil

Regional
Sempat Dikira Boneka, Jasad Bayi Kembar Ditemukan Tersangkut Pintu Air di Semarang

Sempat Dikira Boneka, Jasad Bayi Kembar Ditemukan Tersangkut Pintu Air di Semarang

Regional
Ruang Isolasi di Kulon Progo Penuh, RS Swasta Sediakan Kamar untuk Pasien Covid-19

Ruang Isolasi di Kulon Progo Penuh, RS Swasta Sediakan Kamar untuk Pasien Covid-19

Regional
Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Masuk Tahap Pengadaan Tanah

Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen Masuk Tahap Pengadaan Tanah

Regional
Rumah Sakit Terapung TNI AL Bersandar di Mamuju, Sebagian Pasien Dipindahkan ke Kapal

Rumah Sakit Terapung TNI AL Bersandar di Mamuju, Sebagian Pasien Dipindahkan ke Kapal

Regional
Hasil Evaluasi 8 Hari PPKM di Surabaya: Paling Banyak Tertular Covid-19 dari Kontak Erat Keluarga

Hasil Evaluasi 8 Hari PPKM di Surabaya: Paling Banyak Tertular Covid-19 dari Kontak Erat Keluarga

Regional
Ketua DPRD Muara Enim Aries HB Divonis 5 Tahun Penjara

Ketua DPRD Muara Enim Aries HB Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Mengaku Punya Kista, Mahasiswi Magang Ini Ternyata Hamil, Bayinya Dibunuh dengan Sadis

Mengaku Punya Kista, Mahasiswi Magang Ini Ternyata Hamil, Bayinya Dibunuh dengan Sadis

Regional
Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap, Polisi Sempat Perlihatkan Rekaman CCTV ke Istri Pelaku

Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap, Polisi Sempat Perlihatkan Rekaman CCTV ke Istri Pelaku

Regional
1.912 Nakes di Solo Terdaftar Vaksinasi Covid-19, 35 Tidak Hadir Tanpa Keterangan

1.912 Nakes di Solo Terdaftar Vaksinasi Covid-19, 35 Tidak Hadir Tanpa Keterangan

Regional
Disebut Paling Tidak Disiplin Pakai Masker, Pangandaran Ternyata Terbaik soal Lainnya

Disebut Paling Tidak Disiplin Pakai Masker, Pangandaran Ternyata Terbaik soal Lainnya

Regional
PSBB Banten Diperpanjang Lagi hingga 17 Februari

PSBB Banten Diperpanjang Lagi hingga 17 Februari

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 19 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 19 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Januari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X