Positif Covid-19 dari Klaster Kantor Telekomunikasi Sleman Bertambah 23 Kasus

Kompas.com - 15/10/2020, 21:47 WIB
Berty Murtiningsih saat jumpa pers di kantor Sekda, kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (22/7/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoBerty Murtiningsih saat jumpa pers di kantor Sekda, kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (22/7/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kasus positif Covid-19 dari klaster perkantoran bidang telekomunikasi di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, kembali bertambah.

Berdasarkan hasil tracing terdapat penambahan 23 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Tracing karyawan perusahaan telekomunikasi (Laporan dari Sleman)," ujar Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: 83 Orang Meninggal karena Covid-19 di DIY, 77 Persen dengan Komorbid

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menyampaikan khusus untuk yang domisili di Sleman ada 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Sebanyak 12 orang yang positif tersebut, kata dia, masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca juga: Sempat Reaktif, Satu Pedemo Tolak Omnibus Law di DIY Negatif Covid-19

Dia mengaku tracing kontak erat hingga kini masih dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Pihaknya bahkan telah melakukan tracing sebanyak 692 orang.

"Sementara baru sampai karyawan, yang keluarga belum keluar hasilnya," jelasnya.

Berdasarkan hasil tracing sebelumnya terdapat 62 orang diketahui terpapar Covid-19.

"Total positif 85 orang. Yang domisili di Sleman ada 40 orang," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Regional
Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Regional
Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Regional
Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Regional
Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Regional
3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Regional
Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

Bermodal Rp 6 Juta, Kini Adil Sukses Buka Usaha Lalapan Beromzet Rp 30 Juta, Ini Rahasianya

Regional
Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

Produksi Tasela Babel Naik3 Kali Lipat, Gubernur Erzaldi: Ini Adalah Berkah bagi Tanah Kita

Regional
Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

Cerita Jurnalis yang Diduga Tertular Virus Corona Saat Meliput Demo

Regional
Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

Petugas SPBU di Kabupaten Bandung Dirampok, Pelaku Ditangkap Berkat CCTV

Regional
PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

PHRI Berharap Jumlah Wisatawan ke Bali Meningkat Saat Libur Panjang

Regional
Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

Cerita Anak Korban Perang Kemerdekaan yang Tolak Tawaran Ganti Rugi dari Belanda: Itu Tidak Adil

Regional
Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

Gerai ATM Minimarket di Bandung Rusak Dibobol

Regional
Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

Bertemu Lagi Setelah 20 Tahun, Tak Bisa Tidur hingga Beli Baju Kembar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X