Curi Uang Rp 100.000, Remaja di Bantul Tewas Dianiaya Teman

Kompas.com - 09/08/2020, 16:18 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - LRW (18), remaja warga Kecamatan Pleret, Bantul, Yogyakarta, tewas usai diduga dianiaya sejumlah temannya pada Sabtu (8/8/2020) kemarin.

Kapolsek Pleret AKP Riwanto menyampaikan, peristiwa itu bermula ketika korban datang ke rumah temannya berinisial P di Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret, Jumat (7/8/2020).

Saat itu, P mengaku kehilangan uang Rp 100.000, dan curiga kepada LRW.

"Itu kan teman (korban dan pelaku), dia ambil uangnya temannya. Ngambil uang Rp 100.000 tidak ngaku (awalnya), terus ngaku, terus diajar," kata Riwanto saat dihubungi wartawan melalui telepon Sabtu.

Baca juga: Petani yang Ditemukan Tewas di Sawah Korban Penganiayaan Anaknya

Setelah dianiaya, kata Riwanto, korban yang mengalami luka di bagian mulut dan kepala tidak sadarkan diri di rumah P.

Penganiayaan terhadap LRW diduga dilakukan oleh 6 orang temannya.

Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Nur Hidayah, Blawong, Bantul.

Setelah dilakukan pengecekan sesuai medis korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Misteri Mayat di Dalam Karung, Diduga Korban Penganiayaan Sindikat Narkoba

Riwanto menambahkan, keluarga korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke polisi.

Tak berlangsung lama, pihaknya berhasil mengamankan beberapa pelaku yang masih berusia tanggung.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Bantul.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X