Hilang Sehari, Bocah 10 Tahun di Bantul Ditemukan Meninggal

Kompas.com - 22/06/2020, 22:24 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Tim SAR gabungan menemukan AAP (10), warga Dusun Cawan, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang hilang sejak Minggu (21/6/2020). Korban ditemukan meninggal di Sungai Progo

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, L. Wahyu Efendi mengatakan, kronologi yang didapat Kantor Basarnas Yogyakarta, AAP bermain ke tetangga yang terletak di pinggir sungai pada Minggu pukul 08.00 WIB. Namun, sampai pukul 15.00 WIB korban belum pulang.

"Menjelang sore ditemukan sandal korban di tepian Sungai Progo (kondisi terapung), keluarga dan warga setempat melaksanakan pencarian. Hingga Senin 22 Juni 2020 pagi hari korban belum ditemukan," kata Wahyu dalam keterangan tertulis, Senin. 

Baca juga: Kapal Kru Mancing Mania Tenggelam, 10 Selamat, 3 Masih Dicari

Pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke Basarnas Yogyakarta. Pihaknya memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 8 orang yang dilengkapi dengan peralatan water rescue menuju lokasi dan langsung berkordinasi dengan pihak Polsek, Koramil, perangkat desa serta potensi SAR yang sudah berada di lokasi.

"Diduga hanyut di Sungai Progo," kata Wahyu.

Dijelaskan, pencarian hari pertama ini tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 Search and Rescue Unit (SRU).

Untuk SRU 1 dengan jumlah personel 4 orang melakukan penyisiran sungai menggunakan Kayak, SRU 2 dengan jumlah personel 9 orang melakukan penyisiran dari lokasi menuju Tempuran Sungapan 3,8 KM.

"Untuk SRU 3 dengan jumlah personil 10 melakukan penyisiran dari lokasi menuju Tempuran Sungapan 3,8  KM melalui jalan darat kanan dan kiri sungai," ucap Wahyu.

Baca juga: Kapal Berpenumpang 9 Orang Tenggelam di Aceh, 2 Tewas

Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian sementara sekitar pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan besuk pagi.

Namun, pada pukul 17.30 WIB Posko Tim SAR Gabungan yang berada di Sedayu, Bantul mendapat informasi dari warga bahwa ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Setelah mendapatkan informasi tanda-tanda keberadaan korban, pada pukul 17.40 WIB Posko SAR Gabungan memberangkatkan tim gabungan untuk melakukan proses evakuasi.

"Korban berhasil ditemukan dengan jarak 2 kilometer dari lokasi hilang, tepatnya di daerah Karang Tuksono, Sentolo, Kulonprogo dalam kondisi meninggal dunia," ucap Wahyu.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 18.30 WIB dan korban langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto mengatakan, dengan ditemukannya satu orang yang diduga hanyut di Sungai Progo, operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur tim SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Regional
Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Regional
Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Regional
TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

Regional
Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Regional
Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Regional
'Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio'

"Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio"

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Regional
Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Regional
Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Regional
Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
[POPULER NUSANTARA] Suami Peluk Istri yang Hamil Saat Dibegal | Petugas Satpol PP dan Sepeda Brompton Pinjaman

[POPULER NUSANTARA] Suami Peluk Istri yang Hamil Saat Dibegal | Petugas Satpol PP dan Sepeda Brompton Pinjaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X