Pemda DIY Siapkan Dua Lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 21:05 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, di kompleks Kepatihan, Senin (30/02/2020). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, di kompleks Kepatihan, Senin (30/02/2020).

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Yogyakarta menyiapkan dua tempat untuk karantina guna mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19).

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, kedua tempat tersebut telah disurvei dan dinyatakan memenuhi persyaratan dari Dinas Kesehatan Yogyakarta.

"Sekarang sudah kita siapkan, sambil melihat perkembangan," ujarnya di Kompleks Kepatihan, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Dua Pasien Sesak Napas di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta Meninggal Dunia

Kedua tempat tersebut yakni Pusdiklat Kemendagri di Banciro, Kota Yogyakarta dan wisma Haji di Mlati, Sleman.

"Sementara itu yang kita siapkan dan sudah di survei oleh teman-teman Dinas Kesehatan," ucapnya.

Kapasitas Pusdiklat Kemendagri di Banciro mampu menampung 150 orang.

Sedangkan, kapasitas wisma Haji mampu menampung 300 orang.

"Nanti salah satu di antara itu dipakai untuk khusus para tenaga medis. Satunya nanti siapa yang perlu untuk dikarantina," kata dia.

Menurutnya, untuk pendatang atau pemudik yang masuk ke Yogyakarta masih diminta untuk isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Beredar Video Pria Tergeletak di Titik Nol Km Yogyakarta, Ini Penjelasannya

Namun, jika memang diperlukan maka isolasi bisa di tempat karantina.

"Ya kalau memang diputuskan diperlukan nanti kita lakukan itu. Tapi sekarang ini ODP masih kita minta untuk isolasi diri di rumah," ungkapnya.

Beberapa hotel di Yogyakarta telah menjalin komunikasi dan menawarkan untuk menjadi tempat karantina.

"Yang hotel belum saya teruskan, tetapi beberapa teman sudah menawarkan. Belum kita tindaklanjuti, karena kita melihat perkembanganya, tapi banyak yang menawarkan," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X