Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor: Tanggung Jawab Kami kepada Allah dan Hukum

Kompas.com - 28/02/2020, 11:00 WIB
Sukirno Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum PGRI DIY, Arif Haryono Plt Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Andar Rujito Kepala Biro Advokasi Perlindungan Hukum dan Penegakan Kode Etik PGRI DIY dan Penjabat Sekda Sleman Hardo Kiswoyo saat berbincang dengan tiga tersangka R, IYA dan DDS di Mapolres Sleman KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASukirno Ketua Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum PGRI DIY, Arif Haryono Plt Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Andar Rujito Kepala Biro Advokasi Perlindungan Hukum dan Penegakan Kode Etik PGRI DIY dan Penjabat Sekda Sleman Hardo Kiswoyo saat berbincang dengan tiga tersangka R, IYA dan DDS di Mapolres Sleman

KOMPAS.com - IYA, salah satu pembina Pramuka yang menjadi tersangka kasus susur Sungai Sempor, menolak pengajuan penangguhan penahanan dari Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI).

Menurut IYA, R, dan DDS, proses hukum harus dijalani sebagai bentuk tanggung jawab.

"Ini kan risiko kami, memang harus dipertanggungjawabkan. Pertama, kami harus mempertanggungjawabkan kepala Allah, yang kedua keluarga korban, yang ketiga mempertanggungjawabkan pada hukum," kata IYA, Rabu (26/2/2020) di Mapolres Sleman.

Baca juga: Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, Keluarga Bantah Tersangka IYA Melarikan Diri

Saat bertemu dengan Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosidi, IYA juga meyakinkan kondisinya baik-baik saja selama masa penahanan.

Dirinya pun juga meminta PB PGRi tidak mempermasalahkan soal rambutnya yang digunduli.

"Kalau sama dengan teman-teman di dalam kan saya tenang ketika di sini. Saya tidak masalah gundul, biar sama dengan lainya yang di dalam," tegasnya.

Mendapat dukungan PB PGRI

Sikap para tersangka tersebut sempat membuat air mata Unifah menetes. Dirinya pun menghargai keputusan para tersangka yang menolak pengajuan penahanan.

"Itu menunjukkan sebuah tanggung jawab, sebuah sikap kesatria yang jarang dimiliki dan itulah guru sejati," ujar Unifah usai menemui ketiga tersangka di Mapolres Sleman, Kamis (27/2/2020).

Alasan PGRI menawarkan penangguhan tersebut adalah, sebagai organisasi wajib untuk melindungi hak-hak anggotanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Regional
Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Regional
Pengusaha Rental Mobil yang Hilang Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Riau

Pengusaha Rental Mobil yang Hilang Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Riau

Regional
Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Didominasi Klaster Industri

Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Didominasi Klaster Industri

Regional
Instruksi Ridwan Kamil untuk Kepala Daerah Terkait Banjir dan Longsor

Instruksi Ridwan Kamil untuk Kepala Daerah Terkait Banjir dan Longsor

Regional
Sidak, Satgas Covid-19 Kota Tegal Temukan Kafe dan Tempat Karaoke Langgar Protokol Kesehatan

Sidak, Satgas Covid-19 Kota Tegal Temukan Kafe dan Tempat Karaoke Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Bupati Sikka Heran IGD RSUD Tc Hillers Belum Beroperasi karena Tak Ada Listrik

Bupati Sikka Heran IGD RSUD Tc Hillers Belum Beroperasi karena Tak Ada Listrik

Regional
2 Korban yang Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai

2 Korban yang Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai

Regional
Menghadang Covid-19 dengan 3M dan Senjata Komunitas

Menghadang Covid-19 dengan 3M dan Senjata Komunitas

Regional
Seorang Anggota DPRD Palembang Ditangkap BNN

Seorang Anggota DPRD Palembang Ditangkap BNN

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X