Lansia Kembali ke Sekolah, Sehari Belajar Liburnya 29 Hari

Kompas.com - 26/02/2020, 21:21 WIB
Kerjasama Yayasan Indonesia Ramah Lansia dan Pemkab Kulon Progo mengembangkan sekolah khusus orang lanjut usia atau eldery school program di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Anak didiknya adalah para lansia yang mayoritas warga Pedukuhan  Dayakan, Kalurahan Pegasih, Kapanewon Pengasih. KOMPAS.COM/DANI JULIUSKerjasama Yayasan Indonesia Ramah Lansia dan Pemkab Kulon Progo mengembangkan sekolah khusus orang lanjut usia atau eldery school program di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Anak didiknya adalah para lansia yang mayoritas warga Pedukuhan Dayakan, Kalurahan Pegasih, Kapanewon Pengasih.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Kerja sama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan Yayasan Indonesia Ramah Lansia (IRL) mengembangkan elderly school program atau sekolah bagi orang lanjut usia ( lansia) di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bukan sekolah formal, melainkan tempat lansia belajar, memperoleh pengetahuan, dan makin membuat berdaya dalam menjalani kehidupan di usia senja.

Sekolah lansia ini berdiri di Pedukuhan Dayakan, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih. Sebanyak 90-an lansia dari 78 keluarga terdaftar dan siap kembali ke sekolah lagi.

"Mereka yang terdaftar itu rata-rata 70 tahun ke atas dengan lansia tertua yang ikut itu usia 85 tahun. Tapi ada yang 56 tahun," kata Ketua Bina Keluarga Lansia (BKL) Dayakan, Harminto, usai pembukaan sekolah lansia di aula kelompok Bina Keluarga Lansia Dayakan, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Dinkes Tangsel Sebut Penyakit Chikungunya pada Lansia Lebih Berbahaya

Sekolah lansia bukan formal seperti sekolah umumnya. Sekolah ini berlangsung 1 kali dalam 1 bulan di BKL.

Hari sekolah bersamaan dengan kegiatan posyandu lansia seperti biasanya, ada layanan senam lansia, pemeriksaan kesehatan, lantas penambahan gizi.

Siangnya, barulah mereka "kuliah". Mereka belajar psikologi penuaan, gerak lansia, keperluan gizi, hingga mengatur emosi di aula BKL.

Pengajarnya akademisi hingga praktisi, bisa dari dosen hingga IRL.

Baca juga: Kisah Baasil, Mahasiswa Nyambi Jadi Driver Ojol, Beri Tumpangan Gratis Khusus Lansia dan Anak Yatim

Lansia akan belajar manajemen fisik dan psikis yang akhirnya membuat mereka optimis menjalani hidup.

"Sehingga lansia itu bisa tertawa senang dan bahagia dan bisa merawat diri sendiri. Yang tahu lansia itu adalah diri mereka sendiri. Tujuan sehat jasmani dan rohani," kata Harminto.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X