Cerita Pembatik asal Yogyakarta Dapat Pesanan dari Raja Belanda, Warna Spesial Muncul Saat Terkena Matahari

Kompas.com - 20/02/2020, 07:27 WIB
Iwan Setiyawan saat menunjukan batik pesanan Raja Belanda yang sudah jadi. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAIwan Setiyawan saat menunjukan batik pesanan Raja Belanda yang sudah jadi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria mengenakan kaus lengan pendek dan topi pet tampak duduk di depan selembar kain putih.

Di sebelah kananya terdapat sebuah kompor yang menyala kecil memanaskan sebuah wadah yang di dalamnya terdapat cairan berwarna hitam.

Jari pria ini tampak memegang sebuah alat kecil yang disebut canting.

Sembari duduk, jari-jemarinya menari-nari di atas kain putih yang ada di depanya.

Baca juga: Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

 

Setiap kali nilam yang ada di dalam canting habis, ia menjulurkan tanganya ke arah sebuah wadah berisi cairan malam yang dipanaskan kompor.

Pria ini kemudian mendekatkan ujung canting ke mulutnya. Ia lantas meniup ujung canting tersebut sebelum melanjutkan goresanya.

Pria ini bernama Iwan Setiyawan, pemilik galeri Batik'e Lok Iwon.

Di Galeri Batik'e Lok Iwon yang berlokasi di Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, pria murah senyum ini menyelesaikan kain batik yang dipesan oleh orang nomor satu di Kerajaan Belanda.

Kain yang sedang dalam proses penyelesaian ini merupakan pesanan Raja Belanda Willem-Alexander.

Selain kain batik, Raja Belanda juga memesan batik kepada Iwan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

52 Pasien Sembuh dari Covid-19, Rekor Kesembuhan Tertinggi di Kota Ambon

52 Pasien Sembuh dari Covid-19, Rekor Kesembuhan Tertinggi di Kota Ambon

Regional
Kronologi 22 WNI Bekerja di Kapal China hingga 1 Tewas di Freezer, Direkrut Agen dari Tegal

Kronologi 22 WNI Bekerja di Kapal China hingga 1 Tewas di Freezer, Direkrut Agen dari Tegal

Regional
Buru DPO Pemerkosa Anak, Polisi Janjikan Imbalan Rp 10 Juta, Ini Alasannya

Buru DPO Pemerkosa Anak, Polisi Janjikan Imbalan Rp 10 Juta, Ini Alasannya

Regional
Cerita Sugeng, Difabel Pembuat Gitar yang Alih Profesi demi Bertahan di Tengah Wabah

Cerita Sugeng, Difabel Pembuat Gitar yang Alih Profesi demi Bertahan di Tengah Wabah

Regional
TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI hingga Perairan Singapura, Nyaris Gagal Ditangkap

TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI hingga Perairan Singapura, Nyaris Gagal Ditangkap

Regional
Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Regional
2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

Regional
Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Regional
Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Regional
Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Regional
Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Regional
TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X