2 Hari Hujan di Kulon Progo, 20 Rumah Rusak, Pohon Tumbang Tutup Akses Warga

Kompas.com - 11/12/2019, 16:39 WIB
Ilustrasi hujan. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi hujan.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Lebih dari 20 rumah rusak tertimpa pohon akibat hujan disertai angin kencang yang terjadi pada 8-9 Desember 2019 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Satu di antaranya rusak berat dengan nilai kerugian puluhan juta rupiah.

Sementara itu, belasan rumah lain mengalami kerusakan sedang maupun ringan. 

Tidak hanya rumah, pohon tumbang merusak sebuah sekolah, menutup jalan umum, kebun-kebun, selokan hingga pagar.

Peristiwa terjadi di tiga kecamatan, yakni dua kejadian di Samigaluh, satu di Nanggulan, selebihnya di Kalibawang.

Salah satu rumah milik Sutarya, Dusun Kanoman, Banjararum, Kecamatan Kalibawang. Pohon besar roboh dan menimpa rumahnya hingga rusak berat.

"Satu rumah rusak berat menyebabkan kerugian sampai Rp 60 juta. Satu saja yang rusak berat, lainnya ringan maupun sedang. Nilai kerugian kerusakan ringan kurang dari Rp 1 juta," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulon Progo, Edi Wibowo di kantornya, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Musim Hujan Datang, BNPB Imbau Pemda Antisipasi Tiga Risiko Bencana

Kabupaten Kulon Progo baru memasuki musim hujan sejak awal Desember 2019.

Curah hujan dengan intensitas besar disertai angin kencang terjadi pekan lalu hingga beberapa hari belakangan ini. 

Angin kencang mengakibatkan puluhan rumah rusak tertimpa pohon roboh. Pohon tumbang juga terjadi di beberapa kebun dan menghalangi jalanan desa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X