2020, Penyebutan Nama Kecamatan dan Desa di DIY Diubah

Kompas.com - 02/12/2019, 16:41 WIB
Paniradya Pati DIY, Beny Suharsono saat menjelaskan mengenai perbuhan nomenklatur kelembagaan kecamatan dan desa ditingkat kabupaten/kota KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPaniradya Pati DIY, Beny Suharsono saat menjelaskan mengenai perbuhan nomenklatur kelembagaan kecamatan dan desa ditingkat kabupaten/kota

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY) akan mengubah nomenklatur kecamatan dan desa di tingkat kabupaten/kota.

Nomenklatur tersebut diambil dari penyebutan dalam struktur pemerintahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman.

Paniradya Pati DIY Beny Suharsono mengatakan, perubahan nama itu sesuai dengan Peraturan Gubernur No. 25 Tahun 2019 tentang Pedoman Kelembagaan Urusan Keistimewaan pada pemerintah kabupaten/kota dan kelurahan.

"Penyebutan-penyebutan yang sudah dituangkan dalam Pergub No 25 itu memang mengubah secara mendasar tentang penyebutan atas kecamatan di kabupaten/kota. Di desa, penyebutan-penyebutanya juga menyesuaikan dengan Pergub No 25," ujar Beny, dalam jumpa pers di Kompleks Kepatihan, Senin (2/12/2019).

Baca juga: Saat Kecamatan di DIY Disebut dengan Kapanewon di 2020...

Perubahan nomenklatur ini berkaitan erat dengan keistimewaan DIY. Perubahan ini untuk mengembalikan penyebutan nomenklatur asli DIY.

Karenanya, nomenklatur yang digunakan diambil dari penyebutan dalam struktur pemerintahan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Walaupun memang ada beberapa penyesuaian.

"Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman itu kan sudah ada sebelum republik ini ada. Sejak masa itu sudah menggunakan nomenklatur-nomenklatur ini," ujar Beny.

Menurut Beny, Pemda DIY menargetkan perubahan nomenklatur kelembagaan kecamatan dan desa di tingkat kabupaten/kota, dimulai pada 2020.

Namun demikian, diperlukan Perda kabupaten/kota untuk menindaklanjuti Pergub No 25 Tahun 2019.

"Yang paling siap Kulonprogo, kemudian diteruskan Gunungkidul. Kota dan Bantul sedang dimintakan evaluasi. Sleman kemarin sudah dijanjikan akan dibahas di periode DPRD yang baru," ucap dia.

Perubahan nama

Nantinya, nomenklatur kecamatan di tingkat kabupaten berubah menjadi kapenewon dan di tingkat kota berubah menjadi kemantren.

Nomenklatur camat di tingkat kabupaten menjadi penewu dan di tingkat kota menjadi mantri pamong praja.

Nomenklatur sekretaris camat tingkat kabupaten berubah menjadi penewu anom dan di tingkat kota berubah menjadi mantri anom.

Sedangkan untuk jabatan di bawahnya juga ada perubahan nomenklatur baik di tingkat kabupaten/kota.

Sie pemerintahan menjadi jawatan praja, sie ketentraman dan ketertiban menjadi jawatan keamanan, sie perekonomian dan pembangunan menjadi jawatan kemakmuran, sie kesejahteraan masyarakat menjadi jawatan sosial, sie pelayanan umum menjadi jawatan umum.

Nomenklatur desa tingkat kabupaten berubah menjadi kalurahan.

Baca juga: Beredar Lokasi Tes CPNS 2019 untuk Jateng dan DIY, Ini Kata BKN

Nomenklatur jabatan kepala desa di tingkat kebupaten berubah menjadi lurah. Nomenklatur jabatan sekretaris kepala desa di tingkat kabupaten berubah menjadi carik.

Sedangkan jabatan di bawahnya, urusan keuangan menjadi danarta, urusan tata usaha dan umum menjadi tata laksana.

Urusan perencanaan menjadi pangripta, sie pemerintahan menjadi jagabaya, sie kesejahteraan menjadi ulu-ulu, dan sie pelayanan menjadi kamituwa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Seorang Bocah Tewas Terjebak Api Saat Rumahnya Terbakar, Ibu Histeris Minta Tolong

Regional
Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Ini Kata Suplier soal Daging Ayam Busuk Program BPNT

Regional
Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Polisi Dalami Kasus Daging Busuk Tidak Layak Konsumsi Program BPNT

Regional
Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, Polisi: Pelaku Balas Dendam

Regional
Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Video Merundung Temannya Viral, 9 Remaja Putri di Solo Diamankan Polisi

Regional
Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Risma Minta Fatayat NU Mengawasi Kondisi Ibu Hamil dan Balita Selama Pandemi

Regional
Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Ada 4 Kasus Baru Covid-19 di Tegal, 1 Meninggal Dunia

Regional
18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

18 Balita yang Rumahnya Terbakar di Sumba Tidur Beratapkan Terpal, Berdinding Daun Kelapa

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Ibu-ibu Berperan Penting Cegah Penyebaran Covid-19

Regional
Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai 'Ngesot' ke Kamar Mandi

Wabah Chikungunya Melanda Satu Kampung di Cianjur, Warga Sampai "Ngesot" ke Kamar Mandi

Regional
Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Diwarnai Kericuhan

Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Diwarnai Kericuhan

Regional
Antropolog: Pakai Baju Adat Sabu Raijua, Respek Jokowi Terhadap Budaya NTT

Antropolog: Pakai Baju Adat Sabu Raijua, Respek Jokowi Terhadap Budaya NTT

Regional
Seorang Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, 6 Pelaku Ditangkap

Seorang Pemuda Dibunuh Saat Pulang Nonton Orkes Dangdut, 6 Pelaku Ditangkap

Regional
Bos Muncikari Prostitusi Online Artis VS Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Bekasi

Bos Muncikari Prostitusi Online Artis VS Ditangkap Polisi, Ternyata Warga Bekasi

Regional
Anak Korban Pemerkosaan hingga Hamil Dirawat di Panti Asuhan

Anak Korban Pemerkosaan hingga Hamil Dirawat di Panti Asuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X