Aspal Bandara Adi Sutjipto Mengelupas, Mahfud MD Telat Isi Kuliah Umum di Trisakti

Kompas.com - 29/11/2019, 09:49 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD (tengah) didampingi Menteri Agama Fachrul Razi (kiri) dan Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai rapat terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Rapat terbatas Menkopolhukam bersama Menag dan Mendagri tersebut membahas soal perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI), rencana reuni alumni 212, serta rencana kepulangan Rizieq Shihab. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoMenkopolhukam Mahfud MD (tengah) didampingi Menteri Agama Fachrul Razi (kiri) dan Mendagri Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai rapat terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (27/11/2019). Rapat terbatas Menkopolhukam bersama Menag dan Mendagri tersebut membahas soal perpanjangan surat keterangan terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI), rencana reuni alumni 212, serta rencana kepulangan Rizieq Shihab. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menko Polhukam Mahfud MD menulis di akun twitternya terlambat tiba di Universitas Trisakti untuk memberi kuliah umum.

Hal ini dikarenakan pesawat yang ditumpanginya tidak bisa terbang, akibat ada aspal di Bandara International Adi Sutjipto Yogyakarta yang mengelupas.

Lewat akun twitternya, Mahfud MD menulis seperti ini.

"Kpd teman2 di Univ.Trisakti, agaknya sy akan terlambat tiba utk kuliah umum pd dies ke 56 hr ini. Jam 6 sy sdh duduk di pswt Garuda dr Yogya tp pswt tak bs terbang krn aspal landasan mengelupas dan hrs nunggu selama 2,5 jam. Silahkan diatur sj, tak hrs menunggu sy."

Saat dikonfirmasi, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama membenarkan ada aspal landasan yang mengelupas karena sedang ada perawatan.

"Iya, jadi kita ini baru malam pertama melaksanakan perawatan. Nah tadi pagi terjadi ada pengelupasan," ujar Agus Pandu saat dihubungi, Jumat (29/11/2019)

Agus Pandu menyampaikan setelah mengetahui adanya pengelupasan aspal landasan, pihaknya langsung menutup aktivitas penerbangan.

Sebab harus segara dilakukan perbaikan.

"Tadi kita close pada pukul 07.00 Wib," tegasnya.

Baca juga: Cerita Mahfud MD yang Sedih Banyak Lembaga Pemerintah Abaikan Rekomendasi Ombudsman

6 penerbangan terdampak

Diakuinya ada sekitar enam pesawat yang terdampak setelah aktivitas penerbangan ditutup pada pukul 07.00 Wib.

Enam pesawat ini diantaranya tujuan Surabaya dan Solo.

"Iya kelihatanya mungkin (termasuk yang ditumpangi) pak Mahfud MD," urainya.

Menurutnya saat ini perbaikan aspal yang mengelupas sudah hampir selesai.

Kemungkinan pada pukul 09.30 Wib aktivitas penerbangan di bandara Adi Sutjipto akan dibuka kembali.

"Ini sebentar lagi sudah selesai, cuma aspal harus menunggu pendinginan. 9.30 Wib rencananya kita buka lagi," pungkasnya.

Baca juga: Dilanda Hujan Deras, Bandara Adi Sutjipto Ditutup Sementara

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Regional
Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Regional
Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Regional
Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Regional
TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

Regional
Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Regional
Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Regional
'Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio'

"Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio"

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Regional
Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Regional
Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Regional
Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X