Gunakan Video dan Foto Bugil, Seorang Pegawai Swalayan Peras Teman Dekatnya

Kompas.com - 28/11/2019, 21:54 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pegawai sebuah swalayan di Yogyakarta, berinisial KKP (28), ditangkap polisi karena memeras rekannya kerjanya, YP (24) dengan mengancam menyebarkan video saat berhubungan intim.

"Keduanya setiap hari bertemu, lalu menjalin hubungan asmara," ujar Direskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Y Tony Surya Saputra dalam jumpa pers, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Video Mesum Viral, Pemerannya Diduga Mahasiswi di Kendari

Tony menyampaikan, hubungan keduanya sudah sampai melakukan hubungan layaknya suami istri. Saat itulah, pelaku KKP merekam dan mengambil foto saat mereka berhubungan intim.

Rekaman video dan foto itu disimpan oleh KKP. Kemudian, pelaku KKP yang memiliki niat buruk menggunakan hasil rekaman tersebut untuk memeras korban.

"Foto saat hubungan itu dikirimkan kepada korban. Setelah itu, pelaku meminta uang kepada korban," ujar dia.

Jumlah uang yang diminta KKP kepada korban bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1 juta.

Korban yang merasa sudah tidak sanggup lagi menuruti permintaan pelaku, melapor ke polisi. Dari laporan itulah, polisi menangkap KKP.

"Foto dan video belum sempat diunggah ke media sosial. Baru dikirimkan ke korban," ujar dia.

Akibat perbuatan itu, KKP diancam Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidana paling lama enam tahun.

Baca juga: Fakta di Balik Video Mesum Pelajar Tuban, Libatkan 7 Siswa hingga Direkam di Kos

Serta Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Ancaman pidana penjara paling singkat enam bulan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X