Sapi di Bantul Memiliki Dua Mulut dan Tiga Kelopak Mata

Kompas.com - 04/11/2019, 14:45 WIB
Aldani (56) Warga Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul, Menunjukkan Sapi Unik Miliknya Senin (4/11/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOAldani (56) Warga Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul, Menunjukkan Sapi Unik Miliknya Senin (4/11/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seekor sapi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, lahir dengan satu kepala moncong dua dan memiliki kelopak mata 3 dengan empat bola mata.

Sapi yang lahir beberapa hari lalu ini menjadi tontonan warga.

Dari pengamatan Kompas.com, anak sapi jenis limosin ini tampak lemas dan tidak mau berdiri.

Namun, ketika salah seorang warga membantu mengangkat, sapi itu kemudian berjalan pelan tertatih.

Baca juga: Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

 

Sapi betina ini satu kandang dengan indukannya. Sapi itu milik Aldani (56), warga Cengkehan RT 004, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul.  

“Sapi itu lahir malam Minggu kemarin (Sabtu 2 November 2019), lahir normal. Sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Aldani, saat ditemui di kandang sapi, Senin (4/11/2019).

Saat lahir, tidak ada perbedaan dengan sapi pada umumnya. Dirinya dibantu seorang anaknya melihat proses kelahiran dari indukan yang pertama kali melahirkan itu.

“Tetapi setelah diraba kepalanya, kok mulutnya dua, dan matanya tiga,” ucap dia.

Sapi betina itu memiliki moncong dua kanan dan kiri. Kelopak matanya ada tiga, dua kanan dan kiri, sementara satu di tengah.

Namun, ketika diamati secara detail, ada dua mata di dalam satu kelopak di tengah. “Untuk berdiri harus dibantu, belum kuat kakinya masih lemas,” ujar Aldani.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X