Sulitnya Mendapatkan Air, dari Berharap Bantuan hingga Mandi Satu Kali

Kompas.com - 31/10/2019, 12:27 WIB
Warga Dusun Papringan, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Mengambil Air Bantuan SAR Satlinmas se DIY Rabu (30/10/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Warga Dusun Papringan, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Mengambil Air Bantuan SAR Satlinmas se DIY Rabu (30/10/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kekeringan yang melanda wilayah Gunungkidul, Yogyakarta, hingga kini membuat masyarakat di Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, harus berhemat air. 

Lantaran untuk membeli air bersih harus mengantre selama seminggu. Mereka berhemat mulai mencuci seminggu sekali, hingga mandi sehari sekali.

Pengamatan di Dusun Papringan, Desa Tileng, hampir setiap rumah ada jeriken yang berjejer. Selain di rumah, di sekitar bak penampungan terdampat puluhan jeriken berwarna biru menunggu diisi.

Sudah sejak sekitar 8 bulan terakhir wilayah tersebut tidak turun hujan, menyebabkan krisis air berkepanjangan.

Baca juga: PDAM di Bandung Pakai Teknologi Impor Jepang, Wali Kota Imbau Warga Hemat Air

Kawasan karst

Selain itu, wilayah Dusun Papringan warganya mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena untuk membuat sumur tidak mungkin dilakukan lantaran kondisi geografisnya merupakan kawasan karst.

Ketika 3 mobil tangki BPBD Gunungkidul, membawa bantuan dari SAR Satlinmas DIY datang, puluhan orang yang sudah mengantre sejak pagi mendatangi tampungan air yang terletak di tengah dusun.

Mereka langsung menyerbu ketika air ditumpahkan ke bak penampungan. Ada yang langsung naik ke atas dan menumpahkan ke ember yang ada di atas, lalu disalurkan ke bawah menggunakan selang.

 “Saya sudah membeli 6 kali, satu tangkinya Rp 120.000,” kata Ketua RT 01 Papringan, Wandi Rabu (30/10/2019).

Baca juga: Kekeringan Meluas di Banyumas, 73.377 Jiwa Andalkan Bantuan Air Bersih

“Beberapa minggu terakhir dapat bantuan dari berbagai pihak. Jadi kami sudah jarang membeli. Semoga segera cepat turun hujan,” ucapnya.

Menurut Wandi, bantuan air bersih itu cukup membantu, karena untuk membeli air bersih harus mengantre selama seminggu, karena sumber air yang diambil sopir tangki sudah menyusut.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Fakta Mobil Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Diduga Mabuk, Satu Balita dan Neneknya Tewas di Lokasi

Regional
Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Disdukcapil Karawang: Pendatang Ajukan Surat Pindah Akan Ditolak Selama PSBB

Regional
Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Tempat Wisata dan Makam Ditutup Jelang Perayaan Lebaran Topat di Mataram

Regional
Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Klaster Pasar Raya Padang Terus Membesar, Bertambah 32 Kasus Covid-19 Baru, Total 148 Positif

Regional
Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Hendak Bersandar, Kapal Nelayan Bali Diusir dari Kepulauan Aru

Regional
50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

50 Warga Tangsel Kedapatan Buang Sampah di Pembatas Jalan Ciledug Kota Tangerang

Regional
Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Dalam Sehari, Kasus Positif Covid-19 di NTB Bertambah 49 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X