Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Kompas.com - 21/10/2019, 21:57 WIB
Mobil Polisi yang terparkir diluar stadion dalam kondisi hangus. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMobil Polisi yang terparkir diluar stadion dalam kondisi hangus.

KLATEN, KOMPAS.com - Pemulangan ribuan suporter Pasoepati yang merupakan pendukung Persis Solo dari Prambanan menuju ke Solo, Jawa Tengah, Senin (21/10/2019) malam, dikawal ketat aparat kepolisian.

Suporter tersebut rencananya akan berangkat untuk menyaksikan laga terakhir Liga 2 2019 antara PSIM vs Persis Solo di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Senin sore.

"Ini pemulangan suporter ke Solo. Mereka dikawal ketat anggota kepolisian kanan kiri supaya tidak ada interaksi dengan warga," kata Kasubbag Humas Polres Klaten Iptu Suharto dikonfirmasi Kompas.com, Senin malam.

Baca juga: Laga PSIM Jogja Vs Persis Solo Ricuh, 2 Mobil Polisi Dirusak

Suharto mengatakan, dari siang Polres Klaten dibantu aparat TNI dari Kodim 0723/Klaten serta Brimob melakukan penyekatan di sepanjang Jalan Solo-Yogyakarta.

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya surat edaran yang melarang suporter Pasoepati berangkat ke Yogyakarta.

Meski sudah ada larangan, katanya, masih banyak suporter Pasoepati yang nekat berangkat ke Yogyakarta.

Mereka pun akhirnya tertahan di Prambanan. Para suporter Pasoepati yang tertahan di Prambanan diminta untuk kembali ke Solo.

"Ada 650 personel diterjunkan untuk melakukan penyekatan. Supaya suporter Pasoepati tidak jadi berangkat ke Yogya," ungkapnya.

Selain di Prambanan, ujar Suharto, penyekatan tersebut juga dilakukan di Kawasan Delanggu, Cawas, simpang tiga Masjid Al Aqsha, Jogonalan dan lainnya.

"Sampai saat ini kondisinya aman. Semua suporter dikawal aparat kepolisian kembali menuju Solo," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Regional
TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

Regional
Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Regional
Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Regional
'Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio'

"Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio"

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Regional
Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Regional
Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Duduk Perkara Jenazah Pekerja WNI Ditemukan di Freezer Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Regional
Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Seorang Dokter di Kupang Positif Covid-19, 81 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
[POPULER NUSANTARA] Suami Peluk Istri yang Hamil Saat Dibegal | Petugas Satpol PP dan Sepeda Brompton Pinjaman

[POPULER NUSANTARA] Suami Peluk Istri yang Hamil Saat Dibegal | Petugas Satpol PP dan Sepeda Brompton Pinjaman

Regional
Tambah 36, Covid-19 di Gresik Tembus 1.005 Kasus Positif

Tambah 36, Covid-19 di Gresik Tembus 1.005 Kasus Positif

Regional
Sederet Fakta Ganjar Terapkan PKM Semarang Raya, Klaster Baru hingga Didukung Kepala Daerah

Sederet Fakta Ganjar Terapkan PKM Semarang Raya, Klaster Baru hingga Didukung Kepala Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X