Modus Mengaku Wartawan, 3 Oknum Ini Ancam Publikasi Foto Pribadi dan Minta Rp 100 Juta

Kompas.com - 27/08/2019, 16:57 WIB
Tiga orang oknum yang mengaku wartawan saat digelandang di acara jumpa pers kasus pemerasan Mapolres Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOTiga orang oknum yang mengaku wartawan saat digelandang di acara jumpa pers kasus pemerasan Mapolres Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Reskrim Polres Bantul, Yogyakarta, mengamankan tiga orang yang mengaku wartawan pada Rabu (21/8/2019) lalu.

Ketiganya diduga melakukan pemerasan terhadap seorang warga Bantul yang berprofesi sebagai wiraswasta. 

Ketiga oknum yang mengaku wartawan adalah DS (30) dan TS (50), keduanya warga Bekasi, Jawa Barat. Serta MD (46) warga Kabupaten Bantul. 

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Riko Sanjaya membeberkan peristiwa ini dalam jumpa pers di lobby Polres Bantul, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Wartawan TV Korban Kekerasan Saat Liput Kericuhan Laga Persis Solo Vs PSIM Yogya

Kronologi pemerasan, ancaman publikasi foto

Awalnya, korban bersama seorang teman wanitanya keluar dari salah satu rumah sakit di Kota Yogyakarta, Selasa (20/8/2019). Saat itu, korban dan teman wanitanya tersebut mampir di sebuah warung makan.

Kemudian, salah satu oknum mengambil gambar saat korban dan teman wanitanya itu makan. 

Saat korban kembali ke rumahnya, tiga oknum tersebut mendatanginya dan mengaku berasal dari media.

Mereka mengatakan akan memberitakan foto tersebut. Korban diancam bahwa semua kegiatannya sudah didokumentasikan. 

"Korban didatangi tiga pelaku di rumahnya, ketiganya mengaku wartawan dan bilang kalau sudah mendokumentasikan kegiatan korban," ucap Riko Sanjaya dalam jumpa pers di lobby Polres Bantul, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Mengungkap Kasus Pembunuhan Istri Pendeta, Bekas Luka Cakar hingga Mengaku Wartawan

Korban yang berharap fotonya tidak dipublikasikan sempat dimintai uang Rp 100 juta oleh ketiga pelaku. Proses negosiasi harga pun dilakukan, mereka akhirnya sepakat Rp 50 juta.

Korban lalu mentransfer Rp 15 juta sementara untuk kekurangannya akan ditransfer korban keesokan harinya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X