Tak Mau Menjual, Surahmi Merawat Sendiri Rumah Berusia 1 Abad

Kompas.com - 26/08/2019, 05:25 WIB
Rumah Joglo Berusia Ratusan Tahun di Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta KOMPAS.COM/MARKUS YUWONORumah Joglo Berusia Ratusan Tahun di Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Merawat bangunan berusia lebih dari satu abad dan menjaganya agar tetap terjaga tidak mudah.

Namun, Surahmi (65), warga Karanganom 2, Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, merawat rumah berasitektur joglo ini hanya dengan cara sederhana. 

Dari pengamatan di lokasi, rumah sederhana ini masih menunjukkan kegagahannya meski beberapa bagian sudah rusak.

Hampir seluruh bagian rumah warisan yang dibangun sejak 1918 ini terbuat dari kayu. Sementara lantainya terbuat dari batu putih yang dibuat menjadi tegel.

Baca juga: Di Yogyakarta Ada Gerakan Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai, Apa Itu?

Surahmi menceritakan, rumah itu dibangun oleh kakaknya bernama Tanurejo pada 1918. Saat itu, sang kakek merupakan kawituwo atau perangkat desa.

Rumah diwariskan ke Suwito Rejo, yang tak lain ayahnya. Saat ini rumah diwariskan kepada Suyata, kakaknya, yang tinggal di Kota Yogyakarta. 

"Sekitar tahun 1940-an dulu dipakai untuk sekolah rakyat," kata Surahmi saat ditemui di tempat tinggalnya, Minggu (25/8/2019). 

Merawat bangunan yang berumur satu abad itu pun tak sulit. Dia menyebut sehari-hari cukup dibersihkan.

"Tahun kemarin sempat ganti rusuk atapnya," kata dia.  

Memiliki rumah tua dan bersejarah membuat beberapa kolektor dan warga tertarik untuk membelinya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Berstatus PDP Corona, Anggota DPRD Lombok Barat Meninggal di RSUD NTB

Regional
Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Pasien yang Meninggal di RS PKU Bantul Sudah Sembuh dari Virus Corona

Regional
UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

UPDATE: Tambah 1 Pasien Positif Corona di Kota Kediri, Total 3 Pasien

Regional
UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

UPDATE: 2 Pasien Positif Corona di NTB Dinyatakan Sembuh

Regional
Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Laboratorium Tes Covid-19 di DIY Bertambah Dua, Setiap Hari 400 Sampel Diperiksa

Regional
Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, 2 Pasien Positif Covid-19 di Mimika Dinyatakan Sembuh

Regional
Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Banjir di Gresik Meluas, Sejumlah Desa di 2 Kecamatan Ikut Terendam

Regional
Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Bolaang Mongondow Raya Tutup Akses Keluar-Masuk Orang dan Kendaraan hingga 21 April

Regional
12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

12 Eks Peserta Ijtima Ulama Gowa di Kaltara Positif Corona

Regional
Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Masih Bebas dari Corona, Alasan Lain WN China yang Kunjungi Teman Wanitanya ke NTT

Regional
UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

UPDATE Corona di Jatim: 46 Sembuh, 196 Kasus Positif, 17 Meninggal

Regional
10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

10 Pasien Covid-19 Sembuh, Kota Semarang Lanjutkan Tren Positif Tangani Virus Corona

Regional
Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Distribusikan 200.000 Paket Sembako, Wali Kota Hendi Minta Camat dan Lurah Bangun Lumbung Kelurahan

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

UPDATE Kasus Covid-19 Sulut: 296 ODP, PDP 21 dan 8 Positif

Regional
Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Hasil Tes Swab Belum Keluar, Satu PDP di Lampung Meninggal di Ruang Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X