Proyek "Underpass" Kentungan Dihentikan Sementara untuk Penyelidikan

Kompas.com - 23/07/2019, 14:58 WIB
Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMALokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Proyek underpass Kentungan, Sleman, sisi barat dihentikan sementara.

Dihentikannya pengerjaan ini untuk penyelidikan peristiwa truk dan Land Rover yang terperosok ke dalam lubang proyek underpass.

"Aktivitas sementara off," ujar Kasat Lantas Polres Sleman AKP Faisal Pratama saat ditemui di lokasi, Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Proyek Underpass Kentungan Yogyakarta Tiba-tiba Ambles, Truk dan Land Rover Jatuh Terguling

Faisal menuturkan, penyelidikan dilakukan guna mengetahui penyebab peristiwa tersebut.

"Masih dalam penyelidikan. Tidak hanya lantas, tapi juga dari reskrim," katanya.

Saat dikonfirmasi soal penyebab terperosoknya dua kendaraan di sisi lubang proyek yang ambles, pihaknya belum bisa menyimpulkan. 

Faisal menuturkan, jalan ring road di sisi kanan dan kiri proyek underpass Kentungan memang boleh dilewati, tetapi hanya untuk kendaraan kapasitas kecil.

Baca juga: Land Rover yang Terguling di Proyek Underpass Kentungan Berisi Warga Australia

Bus besar dan truk memang dilarang melintas. Bus yang boleh melintas hanya TransJogja.

"Mungkin truk tidak tahu atau memaksakan diri melintas. Di beberapa lokasi seperti perempatan juga sudah ada pengumumannya," katanya.

Dari pengamatan Kompas.com di lokasi, saat ini sedang dilakukan pemindahan truk dan mobil yang terperosok. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X