Land Rover yang Terguling di Proyek Underpass Kentungan Berisi Warga Australia

Kompas.com - 23/07/2019, 14:29 WIB
Lokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMALokasi dua kendaraan terperosok kedalam galian proyek underpass Kentungan, Sleman ditutup dengan menggunakan kain putih

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mobil Land Rover yang terguling jatuh ke dalam lubang galian underpass Kentungan, Sleman, Yogyakarta, dikendarai oleh warga Australia dan keluarganya.

Kondisi pengemudi mengalami luka ringan.

"Yang di mobil Land Rover itu warga Australia," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sleman AKP Faisal Pratama saat ditemui di lokasi, Selasa (23/07/2019).

Faisal menuturkan, mobil Land Rover tersebut ditumpangi satu keluarga. Menurut dia, ada dua orang dewasa dan satu anak-anak di dalam mobil.

Baca juga: Proyek Underpass Kentungan Yogyakarta Tiba-tiba Ambles, Truk dan Land Rover Jatuh Terguling

Dalam kejadian ini, selain pengemudi Land Rover, pengemudi truk yang ikut terguling juga mengalami luka ringan.

"Kategori lukanya, luka ringan ," kata Faisal.

Menurut Faisal, korban yang berasal dari Australia ini masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pengemudi Land Rover, keluarganya dan pengemudi truk masih berada di kantor proyek underpass Kentungan.

Kantor ini berada tepat di sisi utara proyek underpass.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar, truk bermuatan kayu dan mobil Land Rover bersama kedendaraan lainya dalam posisi berhenti.

Tiba-tiba truk terlihat terguling masuk ke dalam galian proyek underpass yang tepat berada di sisi Selatan.

Tak berselang lama, mobil Land Rover yang berada di depanya mulai miring ke Selatan.

Seorang perempuan lantas terlihat keluar dari mobil Land Rover lalu membuka pintu tengah dan mengambil anak kecil.

Ia lalu mengendong anak kecil tersebut dan menyelamatkan diri.

Setelah itu mobil Land Rover terguling ke dalam lubang proyek underpass.

Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab dari peristiwa ini.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X