Sosok Almarhum GBPH Cakraningrat: Pribadi yang Baik, Humoris dan Menyukai Batik

Kompas.com - 22/07/2019, 14:04 WIB
Jenazah GBPH Cakraningrat saat dkeluar dari Ndalem Prabukusuman untuk dibawa menuju Masjid Gede Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. YUSTINUS WIJAYA KUSUMAJenazah GBPH Cakraningrat saat dkeluar dari Ndalem Prabukusuman untuk dibawa menuju Masjid Gede Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Putra Sri Sultan HB IX, GBPH Cakraningrat dikenal sebagai sosok yang baik dan humoris. GBPH Cakraningrat juga dikenal menyukai seni batik.

"Saya sangat berduka sekali dengan meninggalnya Beliau," ujar Mantan Kapolda DIY Irjen Pol (Purn) Haka Astana, saat ditemui di Ndalem Prabukusuman, Senin (22/7/2019).

Haka Astana yang juga merupakan trah Sri Sultan HB VII ini menyampaikan, almarhum GBPH Cakraningrat selama hidupnya merupakan pribadi yang baik. Almarhum juga sangat dekat dengan saudara-saudaranya.

Tak hanya itu, almarhum GBPH Cakraningrat selama hidupnya juga dikenal sebagai sosok yang humoris.

Baca juga: GBPH Cakraningrat Meninggal Dunia, Bupati hingga Kapolres Kirim Karangan Bunga Belasungkawa

"Waktu pertama opname di (RS) Panti Rapih itu seharian bercanda melulu sama saya, joke-joke yang keluar," tutur dia.

Ia bercerita, suatu saat dirinya pernah berangkat ke Cirebon bersama dengan almarhum GBPH Cakraningrat. Selama perjalanan, GBPH Cakraningat selalu mengeluarkan candaan sehingga membuat suasana ceria.

"Dijalan itu ya bercanda melulu, di bus, di kereta api, itu ya bercanda," ungkap dia.

Sementara itu, Penghageng Tepas Dwarapura Keraton Yogyakarta, Kanjeng Raden Tumenggung Jatiningrat menyampaikan selama hidupnya GBPH Cakraningrat konsen dengan seni batik.

"Beliau itu penggemar dengan batik, senang sekali dengan seni membatik. Beliau itu aktif di PPBI (Paguyuban Pecinta Batik Indonesia)," ujar dia.

Sekitar pukul 12.10 WIB mobil ambulans yang membawa jenazah GBPH Cakraningrat tiba di Ndalem Prabukusuman.

Baca juga: Persiapan di Ndalem Prabukusuman Sambut Almarhum GBPH Cakraningrat

 

Sampai dengan pukul 13.26 WIB, para pelayat masih berdatangan di Ndalem Prabukusuman.

Sekitar pukul 13.32 Wib jenazah GBPH Cakraningrat dibawa ke Masjid Gede Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Cakraningrat HB IX (Prasasto) meninggal dunia, di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019) pukul 20.38 WIB.

Jenazah dibawa ke Yogyakarta dan di semayamkan di Ndalem Prabukusuman. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Regional
2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

Regional
Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Regional
Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Regional
Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Regional
Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Tinjau Pembangunan Jembatan di Banjarmasin, Menteri PUPR: Jangan Terlalu Cepat Impor Material

Regional
TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

TNI: Dua Kapal China Dikejar, Ditemukan 22 Pekerja WNI, Satu Tewas di Freezer

Regional
Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Bawaslu Jatim: Bansos Covid-19 Rawan Dipolitisasi Calon Petahana

Regional
Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Kereta dari Bandung ke Jakarta Bertambah, Ini 3 Jadwal Tambahannya

Regional
'Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio'

"Tak Pakai Masker, Langsung Swab, Bila Perlu Angkut ke Bandara Supadio"

Regional
Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Pembunuhan Sadis Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Polisi Gandeng Ahli Kejiwaan

Regional
Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Entikong, Ratusan Rumah Rusak dan 253 Keluarga Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X