Bupati Hasto Klaim Pengangguran di Kulon Progo Tinggal 1,4 Persen

Kompas.com - 19/06/2019, 16:29 WIB
Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERABupati Kulon Progo Hasto Wardoyo

KULON PROGO, KOMPAS.com - Sepanjang 2018, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tumbuh mencapai 10,8 persen. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang timgi ini dibarengi dengan menurunnya angka pengangguran menjadi 1,4 persen di 2018 dari sebelumnya 3,8 persen. 

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta penurunan angka pengangguran ini pertumbuhan ini tercipta karena banyak proyek strategis nasional maupun provinsi DIY yang berlangsung di Kulon Progo. 

Hal ini diungkapkan Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di acara syawalan Pemerintah Provinsi DIY dengan ASN Kulon Progo, Rabu (19/6/2019).

Syawalan berlangsung di Taman Budaya Kulon Progo. Hadir pula dalam syawalan ini Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.


“Pekerjaan proyek rupanya mampu menekan pengangguran lewat mendatangkan investor,” kata Hasto, Rabu.

Baca juga: Ridwan Kamil Paparkan Proyek Strategis di Jabar, Apa Saja?

Menurut dia, sebanyak 9 dari 17 proyek strategis nasional dan DIY berada di Kulon Progo. Di antaranya mulai dari Bandara YIA, Pelabuhan Adikarto, Jogja Agro Techno Park, pembangunan RSUD Wates yang akan selesai di akhir 2019, maupun kawasan perkotaan Wates.

Proyek pembangunan kawasan Taman Budaya Kulon Progo juga salah satu proyek besar di kabupaten ini. Proyek ini menelan dana Rp 96 miliar. Selain itu, ada juga jalur Bedah Menoreh.

“Sembilan dari 17 proyek itu berada di Kulon Progo,” kata Hasto.

Target menekan angka kemiskinan

Pembangunan terminal Bandara NYIA di Kulon Progo, DI Yogyakarta. Angkasa Pura I menargetkan sebagian terminal bisa digunakan untuk melayani penumpang pada April 2019 ini.KOMPAS.com/ DANI J Pembangunan terminal Bandara NYIA di Kulon Progo, DI Yogyakarta. Angkasa Pura I menargetkan sebagian terminal bisa digunakan untuk melayani penumpang pada April 2019 ini.
Kulon Progo memang sedang berupaya menekan angka kemiskinan. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menargetkan bisa menekan menjadi 12 persen pada tahun 2020.

Dengan keberhasilan menekan angka kemiskinan hingga mencapai 12 persen, akan membuat tingkat kemiskinan DIY jadi rata-rata 7 persen. Pencapaian itu dinilai prestisius.

Strateginya adalah lewat berbagai proyek pembangunan dan kehadiran investor yang ujungnya melibatkan masyarakat terlibat dalam kegiatan pembangunan.

Baca juga: Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah Minta Tambahan Exit Toll di Jatim

Menurut Hasto, Kulon Progo pernah mencatat angka pengangguran hingga 3,8 persen. Kini, tingkat pengangguran menjadi 1,4 persen pada 2018.

Menurunnya pengangguran akan bisa mempercepat menekan kemiskinan.

Untuk menekan kemiskinan, selain kehadiran proyek pembangunan tersebut, pemerintah juga menerapkan bantuan pangan nontunai tambahan.

Pemerintah Kulon Progo pun menganggarkan penambahan bantuan pangan non tunai lewat anggar APBD 2019-2020.

Bantuan lele

Penambahan bantuan pangan nontunai berupa ikan lele. Pemerintah pusat memberikan berupa beras dan telur.

Ikan jenis ini bakal sangat laku dibeli, terlebih dengan bantuan nontunai. Lele mengandung DHA dan omega 3 dan sangat diperlukan agar untuk mencegah stunting.

Pemerintah mengintervensi dalam pemberian bantuan pangan ini. Mereka mengidentifikasi penyandang stanting berdasar nama maupun alamatnya.

By address dan by name. Kami intervensi dengan memberi tambahan gizi nontunai, sehingga 2-3 tahun ke depan angka stunting juga mengalami penurunan,” kata Hasto.

Keberhasilan menekan stunting diyakini juga bisa menekan angka pengangguran dan kemiskinan untuk jangka panjang.

Baca juga: Pembangunan KA Bandara Jalur Kedundang-YIA Mulai Disosialisasikan ke Warga Terdampak

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tahun Meneliti Ciplukan, 2 Peneliti ITB dan Unjani Hasilkan Obat Peredam Gejala Lupus

4 Tahun Meneliti Ciplukan, 2 Peneliti ITB dan Unjani Hasilkan Obat Peredam Gejala Lupus

Regional
Hajatan Diboikot karena Beda Pilkades, Acara Kawinan Dibantu Warga Luar Desa

Hajatan Diboikot karena Beda Pilkades, Acara Kawinan Dibantu Warga Luar Desa

Regional
Asap Misterius Keluar dari Tanah Warga, Ini Penjelasan DLH Jombang

Asap Misterius Keluar dari Tanah Warga, Ini Penjelasan DLH Jombang

Regional
Siti Heran Hajatan Keluarganya Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Saat Pilkades

Siti Heran Hajatan Keluarganya Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Saat Pilkades

Regional
1.000 Penari Pelajar Ramaikan Festival Keraton Kesultanan Buton

1.000 Penari Pelajar Ramaikan Festival Keraton Kesultanan Buton

Regional
Mari Mencicipi Tangkar, Makanan Khas Karawang yang Legendaris

Mari Mencicipi Tangkar, Makanan Khas Karawang yang Legendaris

Regional
Pengakuan Rekan Kerja: Sebelum Ditangkap, Terduga Teroris R Tidak Fokus Bekerja

Pengakuan Rekan Kerja: Sebelum Ditangkap, Terduga Teroris R Tidak Fokus Bekerja

Regional
Hujan Merata di Sumbar, Kualitas Udara Membaik

Hujan Merata di Sumbar, Kualitas Udara Membaik

Regional
Fakta Baru Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, 158 Bangunan Terbakar dan 322 KK Mengungsi

Fakta Baru Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, 158 Bangunan Terbakar dan 322 KK Mengungsi

Regional
Terduga Teroris Tambun Selatan Dua Kali Datang Ke Bandar Lampung

Terduga Teroris Tambun Selatan Dua Kali Datang Ke Bandar Lampung

Regional
Pesan Keluarga Jelang Pelantikan Jokowi: Semoga Dimudahkan Mengemban Amanah Rakyat

Pesan Keluarga Jelang Pelantikan Jokowi: Semoga Dimudahkan Mengemban Amanah Rakyat

Regional
Cianjur Dilanda Hujan Badai, Mobil PNS Ringsek Tertimpa Pohon Sengon

Cianjur Dilanda Hujan Badai, Mobil PNS Ringsek Tertimpa Pohon Sengon

Regional
Menangis Sesenggukan, Pembakar Istri di Surabaya Menyesal dan Minta Maaf

Menangis Sesenggukan, Pembakar Istri di Surabaya Menyesal dan Minta Maaf

Regional
Harapan Jelang Pelantikan Presiden: Menteri dari Kalangan Profesional hingga Rakyat Sejahtera

Harapan Jelang Pelantikan Presiden: Menteri dari Kalangan Profesional hingga Rakyat Sejahtera

Regional
Soal Radikalisme, Gubernur Ganjar Ingatkan Guru Tidak Main-main

Soal Radikalisme, Gubernur Ganjar Ingatkan Guru Tidak Main-main

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X