Kisah Mbah Mardinem Pelestari Adrem atau Tolpit, Penganan Bernama Unik dari Yogyakarta

Kompas.com - 19/06/2019, 10:46 WIB
CH Mardinem (64) Warga Dusun Ngunan-Unan, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, yang Masih Setia Membuat Adrem KOMPAS.com/MARKUS YUWONO CH Mardinem (64) Warga Dusun Ngunan-Unan, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, yang Masih Setia Membuat Adrem


YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Kuliner di Yogyakarta memiliki berbagai macam, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan.

Makanan ringan yang unik dari Kabupaten Bantul salah satunya adrem, yang dikenal dengan nama tolpit, singkatan dari alat kelamin pria yang dijepit.

Adrem merupakan makanan ringan bahan bakunya campuran antara tepung beras, parutan kelapa, gula Jawa dan vanili. Rasanya tak jauh berbeda dengan kue cucur yang saat ini masih banyak ditemui.

Baca juga: Rawon, Soto Betawi, hingga Pindang Patin Akan Jadi Menu Jemaah Haji Indonesia

Salah satu wilayah yang dikenal sejak lama membuat adrem yakni Dusun Ngunan-Unan, Desa Srigading, Kecamatan Sanden. Ada dua warganya yang hingga kini masih membuat kue adrem, salah satunya CH Mardinem (64).

"Saya membuat adrem turun temurun. Simbah dan orang tua dulu pembuat adrem. Tetapi hari ini kebetulan tidak membuat karena harus membantu tetangga hajatan," ucapnya saat ditemui di gang Dusun Ngunan-Unan, Selasa (18/6/2019).

"Di dusun ini yang masih membuat adrem hanya saya dan Mbah Muji," katanya.

Bersama keluarga, dia membuat adrem sejak tahun 1973. Saat itu, setiap hari tak kurang puluhan kilogram tepung beras habis untuk membuat puluhan biji adrem.

Sebab, saat itu, kue dengan rasa khas manis itu menjadi makanan favorit masyarakat Bantul dan sekitarnya.

Akan tetapi, setelah menikah tahun 1979 dengan Ngadenan, dirinya berhenti, dan memilih berjualan hasil bumi di sekitar DIY.

Sekitar 2005 lalu, dirinya kembali menggeluti adrem karena seorang buah hatinya meninggal karena sakit. Ia memilih untuk kembali ke kampung halaman membuat adrem.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Kisah Bocah SD dengan Satu Kaki, Berjalan Pakai Tongkat Sejauh Satu Kilometer untuk Bersekolah

Regional
Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Garut Darurat Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemda

Regional
Pengusaha Rental Mobil yang Hilang Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Riau

Pengusaha Rental Mobil yang Hilang Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Riau

Regional
Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Didominasi Klaster Industri

Jadi Zona Merah Covid-19, Karawang Didominasi Klaster Industri

Regional
Instruksi Ridwan Kamil untuk Kepala Daerah Terkait Banjir dan Longsor

Instruksi Ridwan Kamil untuk Kepala Daerah Terkait Banjir dan Longsor

Regional
Sidak, Satgas Covid-19 Kota Tegal Temukan Kafe dan Tempat Karaoke Langgar Protokol Kesehatan

Sidak, Satgas Covid-19 Kota Tegal Temukan Kafe dan Tempat Karaoke Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Bupati Sikka Heran IGD RSUD Tc Hillers Belum Beroperasi karena Tak Ada Listrik

Bupati Sikka Heran IGD RSUD Tc Hillers Belum Beroperasi karena Tak Ada Listrik

Regional
2 Korban yang Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai

2 Korban yang Terseret Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai

Regional
Menghadang Covid-19 dengan 3M dan Senjata Komunitas

Menghadang Covid-19 dengan 3M dan Senjata Komunitas

Regional
Seorang Anggota DPRD Palembang Ditangkap BNN

Seorang Anggota DPRD Palembang Ditangkap BNN

Regional
Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengaku Tergiur Tubuh Korban

Polisi yang Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas Mengaku Tergiur Tubuh Korban

Regional
Kontak dengan Ketua KPU RI, IDI Sayangkan Pj Wali Kota Makassar Hanya Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU RI, IDI Sayangkan Pj Wali Kota Makassar Hanya Rapid Test

Regional
Ini Alasan Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Ini Alasan Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Indramayu yang Kabur dari RS Sudah Ditemukan

Pasien Positif Covid-19 di Indramayu yang Kabur dari RS Sudah Ditemukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X