ASN Diimbau Mudik Usai Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Kompas.com - 31/05/2019, 16:52 WIB
Bupati Bantul, Suharsono (Batik Hitam) di depan Pasar Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Jumat (31/5/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONOBupati Bantul, Suharsono (Batik Hitam) di depan Pasar Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Jumat (31/5/2019).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Aparatur Sipil Negara ( ASN) memasuki masa cuti lebaran Sabtu (1/6/2019).

Namun, saat upacara Kesaktian Pancasila tetap wajib masuk untuk mengikuti upacara bendera. Bagi ASN yang tidak masuk maka akan dikenakan sanksi.

"Wajib itu (Ikut upacara Hari Lahir Pancasila) kan surat edaran sudah saya keluarkan juga," kata Bupati Bantul Suharsono seusai pemberian sembako kepada pengemudi becak kayuh di depan Pasar Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, Jumat (31/5/2019).

Baca juga: PNS Wajib Ikut Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2019

Politisi Gerindra ini berharap jika para ASN yang akan melakukan perjalanan mudik untuk berangkat setelah upacara Hari Lahir Pancasila.

Pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi jika ada yang melanggar. Adapun sanksinya berupa teguran, dan jika ke depan diulangi lagi maka hak cutinya akan dihapus.

Pemerintah Kabupaten Bantul sendiri akan mengadakan Upacara hari lahir Pancasila yang digelar Sabtu (1/6/2019) pagi mengambil tempat di Lapangan Paseban, tepatnya di depan kompleks kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul.

"Nanti kalau ada yang melanggar ada sanksinya itu, terus kalau ada yang sudah mudik (hari Jumat) nanti saya suruh Kepala OPDnya untuk memperingatkan," ujarnya.

Baca juga: PNS yang Tak Ikut Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Dikenakan Hukuman Disiplin

Sementara hal serupa juga berlaku di Kabupaten Gunungkidul, ASN diwajibkan untuk mengikuti upacara lahirnya Pancasila di alun-alun Pemkab Gunungkidul.

"Iya ASN wajib untuk mengikuti upacara (lahirnya Pancasila)," kata Sekda Kabupaten Gunungkidul Drajad Ruswandono. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 22 Pekerja WNI yang Ditemukan TNI di Dua Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Daftar 22 Pekerja WNI yang Ditemukan TNI di Dua Kapal China, Diduga Korban Perdagangan Manusia

Regional
Ombudsman Jateng Ungkap Rapid Test Jadi Lahan Bisnis Segelintir Oknum

Ombudsman Jateng Ungkap Rapid Test Jadi Lahan Bisnis Segelintir Oknum

Regional
52 Pasien Sembuh dari Covid-19, Rekor Kesembuhan Tertinggi di Kota Ambon

52 Pasien Sembuh dari Covid-19, Rekor Kesembuhan Tertinggi di Kota Ambon

Regional
Kronologi 22 WNI Bekerja di Kapal China hingga 1 Tewas di Freezer, Direkrut Agen dari Tegal

Kronologi 22 WNI Bekerja di Kapal China hingga 1 Tewas di Freezer, Direkrut Agen dari Tegal

Regional
Buru DPO Pemerkosa Anak, Polisi Janjikan Imbalan Rp 10 Juta, Ini Alasannya

Buru DPO Pemerkosa Anak, Polisi Janjikan Imbalan Rp 10 Juta, Ini Alasannya

Regional
Cerita Sugeng, Difabel Pembuat Gitar yang Alih Profesi demi Bertahan di Tengah Wabah

Cerita Sugeng, Difabel Pembuat Gitar yang Alih Profesi demi Bertahan di Tengah Wabah

Regional
TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI hingga Perairan Singapura, Nyaris Gagal Ditangkap

TNI Kejar 2 Kapal China yang Bawa Jenazah WNI hingga Perairan Singapura, Nyaris Gagal Ditangkap

Regional
Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Kronologi Penangkapan Penjual Bayi Lewat Facebook di Yogyakarta, Terbongkar Saat Bayi Dibawa Kabur

Regional
2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

2 Orang Ini Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar, Kebakaran Berjarak 50 Meter dari Permukiman

Regional
Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Polisi Beri Hadiah Rp 10 Juta Bila Temukan DPO Pemerkosa Anak di Bawah Umur Ini

Regional
Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Dunia Butuh 15 Juta Ton Udang, Menteri KKP: Indonesia Baru Menyuplai 860.000 Ton

Regional
Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Cerita Satpol PP Padang: Ada Anggota yang Ditendang karena Tegur Warga Tak Pakai Masker

Regional
Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Positif Covid-19, Pria Ini Dijemput Usai Shalat Berjamaah, 12 Kerabat Langsung Diisolasi

Regional
Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Polisi Bongkar Praktik Adopsi Bayi Ilegal via Facebook di Yogya, Dijual Rp 20 Juta, Libatkan Oknum Bidan

Regional
Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Gadis Ini Pamit Cari Kerja Malah Ditemukan Tewas di Penginapan, Ini Motif Pembunuhnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X