Rekapitulasi Sempat Mundur, Jokowi-Ma'ruf Unggul di Gunungkidul

Kompas.com - 02/05/2019, 17:21 WIB
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, di Kantor KPU Gunungkidul, Selasa (30/4/2019). KOMPAS.com/MARKUS YUWONORapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, di Kantor KPU Gunungkidul, Selasa (30/4/2019).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, mundur dua hari dari jadwal yang ditentukan karena adanya dinamika rekapitulasi terkait data pemilih.

Pasangan calon Presiden Joko Widodo- Ma'ruf Amin jauh meninggalkan perolehan suara Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Baca juga: Tingkat Partisipasi 83,3 Persen, Prabowo-Sandi Menang di Sumedang

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani menyampaikan, target awal penyelesaian pleno terbuka selesai satu hari pada Selasa (30/4/2019) lalu.

Namun, karena adanya dinamika, terutama terkait data pemilih mundur dari jadwal, baru selesai pada Kamis (2/5/2019) sore.

"Kalau perolehan hasil tidak ada perubahan signifikan. Hanya satu TPS kemarin terkait salah entri. Hanya saja terkait DPT dan DPTb harus terkait dengan SK, ini yang agak menghambat namun demikian bisa diselesaikan dan hari ini bisa diselesaikan," katanya di Kantor KPU Gunungkidul Kamis (2/5/2019).

Dijelaskannya, permasalahan rekapitulasi paling lama terjadi saat penghitungan kecamatan yang terakhir yakni Purwosari.

Sebab, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggunakan aplikasi yang lama atau aplikasi uji coba. Hal ini mengakibatkan selisih dalam penghitungan. Namun demikian, setelah dilakukan perbaikan, selesai.

Baca juga: Jokowi Unggul di Magetan, Instruksi Nasional Saksi Paslon 02 Tidak Tanda Tangan Berkas

Nantinya, KPU akan mengumumkan hasil rekapitulasi tingkat Kabupaten di kantor KPU Gunungkidul, untuk penetapan akan diperkirakan pada Juni 2019 nanti.

"Tahapan setelah rekapitulasi di tingkat kabupaten, untuk (DPRD) propinsi kewenangan KPU DIY, untuk DPD dan DPR RI kewenangan KPU RI. setelah rekapitulasi di pusat, akan ada tahapan pengajuan sengketa di MK, mungkin setelah 22 Mei kurang lebih 20 hari di MK. Setelah itu baru kita tetapkan, kira-kira bulan Juni (baru ditetapkan),"ucapnya.

Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, secara umum pelaksanaan rekapitulasi berlangsung lancar. Meski ada permasalahan saat rekapitulasi di Kecamatan Purwosari sehingga menyita waktu karena adanya pergeseran suara sampai DAA Plano.

"Meski adanya permasalahan, namun tidak ada indikasi kecurangan," katanya.

Sementara, hasil rekapitulasi Kabupaten Gunungkidul untuk pemilihan presiden, pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Maruf memperoleh suara 379.653 suara dan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi sebanyak 116.366 suara. Untuk suara tidak sah 13.476 suara.

Dari pengamatan, semua saksi menanda tangani formulir plano hasil rekapitulasi tingkat Kabupaten.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X