Sri Sultan Ingatkan Proyek Tol Yogya-Solo Jangan Rusak Situs Budaya

Kompas.com - 05/01/2019, 10:08 WIB
Sri Sultan HB X saat menemui wartawan usai menghadiri apel Operasi Lilin Progo 2018 di Mapolda DIY KOMPAS.com / Wijaya KusumaSri Sultan HB X saat menemui wartawan usai menghadiri apel Operasi Lilin Progo 2018 di Mapolda DIY

KOMPAS.com - Pembangunan tol Yogya- Solo sepanjang 15 kilometer diharapkan tidak merusak situs budaya di sekitar proyek pembangunannya.

Hal tersebut dkatakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Menuru dia, wilayah Kabupaten Sleman bagian timur memilik banyak situs budaya, salah satunya adalah Candi Prambanan.

“Usulan saya (tolnya) dibangun lewat ring road yang sudah ada. Saya keberatan kalau merusak situs yang ada, seperti Prambanan,” kata Sri Sultan, Jumat (4/1/2019).

Baca Juga: Fakta Soal Tol Cipali yang Diklaim Sandiaga Tak Pakai Utang

Sri Sultan menjelaskan, hingga saat ini belum ada perusahaan konstruksi yang menjelaskan tentang konsep konstruksi tol Yogya-Solo.

“(Soal gambar) saya tidak tahu, wong belum ada yang ketemu saya,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Adhi Karya, Budi Harto, mengatakan, tol Yogya-Solo akan menelan biaya investasi sekitar Rp 19 triliun.

Nilai proyek tersebut tergolong mahal karena tol Yogya-Solo sepanjang 15 kilometer itu akan dibuat melayang atau elevated.

Seperti diketahui, PT Adhi Karya telah mengajukan prakarsa ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk proyek tersebut.

Saat ini, pemerintah sedang mempersiapkan tahapan lelang.

Pembangunan tol Yogya-Bawen

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta akan dimulai tahun 2020.

Tol yang menghubungkan Kota Semarang, DIY, dan daerah sekitarnya, masih dalam tahap pembuatan trase jalan.

"Saat ini kami sedang membikin trasenya, setelah itu akan masuk ke Gubernur Jawa Tengah, untuk penetapan lokasinya. Baru setelah itu tender dilakukan, dilanjutkan pembebasan lahan. Tahun 2019 mendatang, baru akan dilakukan penetapan lokasi, paling lama butuh waktu dua tahun lagi sebelum kita membangun," kata Basuki, pada hari Jumat (28/12/2018), saat peresmian rumah khusus di Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Baca Juga: Tarif Tol Palindra Jadi Rp 20.000 Sekali Jalan, Warga Keberatan

Basuki berharap dengan adanya tol Yogya-Bawen waktu tempuh dari Yogya ke Semarang dan sebaliknya akan lebih singkat. Selain itu, dapat mendongkrak pariwisata di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul: Pembangunan Tol Yogya-Solo, Sri Sultan: Saya Keberatan Kalau Rusak Situs yang Ada di Sekitarnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X