Caleg PDI-P, Katon Bagaskara Diharap Dongkrak Suara di Yogyakarta

Kompas.com - 24/07/2018, 07:15 WIB
Artis Katon Bagaskara menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017). (Kompas.com/Muhlis Al Alawi)Artis Katon Bagaskara menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) mengusung penyanyi Katon Bagaskara sebagai calon legislatif DPR RI untuk daerah pemilihan DI Yogyakarta.

Ketua DPD PDI-P DIY, Bambang Praswanto, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik pencalonan pelantun lagu fenomenal "Yogyakarta" tersebut melalui Dapil DI Yogyakarta.

Bambang yang juga kembali maju mencalonkan diri mengaku tidak khawatir ketenaran Katon mengganggu perolehan suara bagi dirinya.

Pasalnya, sebagai publik figur yang dikenal oleh kalangan awam, Katon memiliki pangsa pemilih yang berbeda dari calon-calon lainnya.

Baca juga: 3 Alasan Demokrat Jatim Dukung Jokowi untuk Pilpres 2019

Dia justru menilai, kehadiran Katon bisa mendongkrak suara partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Enggak (mengganggu)-lah, pangsanya kan berbeda. Dia (Katon) ada di musik dan anak-anak muda. Pede saja yang penting," ucapnya, Senin (23/7/2018).

Bambang menuturkan, pada Pemilu 2019 mendatang, pihaknya mematok target mengirimkan tiga wakil ke Senayan.

Baca juga: Kemenangan Khofifah di Pilkada Jatim Membawa Simbol Jokowi

Target yang diusung tersebut lebih banyak satu kursi dari capaian PDI-P DIY pada kontestasi sebelumnya.

"Target kami bisa mendapat tiga kursi DPR RI. Optimis, karena DIY ini punya potensi, tinggal kita genjot saja kegiatan yang menarik, serta program-program yang sejalan dengan program Pak Jokowi," pungkasnya.

Katon bakal berada di nomor urut empat, tepat di bawah tiga politisi senior PDI-P, yakni dua calon petahana Idham Samawi dan Esti Wijayati serta Ketua DPD PDI-P DIY, Bambang Praswanto.

Sementara itu, empat nama lainnya yang diusung adalah calon-calon yang berasal atau berdomisili di luar DIY, seperti Marsda TNI (Purn) Benediktus Widjanarko, Sarasjatie Aningkusuma Parmono, Dewi Arum Nawang Wungu, serta Yohannis Hadiyanto Riwukaho.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 'Nyaleg' DPR RI, Katon Bagaskara Diusung PDIP Melalui Dapil DIY

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X