Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir Bertemu Ketua Umum PP Muhammadiyah Lebih dari 1 Jam, Bahas Apa?

Kompas.com - 22/06/2022, 15:15 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Khairina

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (22/6/2022).

Erick berkunjung ke Yogyakarta International Airport (YIA) pada pagi hari dan melanjutkan kunjungannya ke kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Pantauan Kompas.com, Erick tiba di kantor PP Muhammadiyah pada pukul 10.45 WIB dan disambut oleh beberapa petinggi Muhammadiyah dan sejumlah mahasiswa.

Baca juga: Dubes Inggris Berkunjung ke PP Muhammadiyah Bahas Soal Pluralisme

 

Dalam kunjungannya ini, Erick bertemu dengan Ketua Umum Muhammadiyah.

Pertemuan keduanya selesai pada pukul 12.15 WIB. Namun, Erick memilih tutup mulut terkait dengan pertemuannya dengan Ketua Umum PP Muhamamdiyah.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, pertemuan dirinya bersama Erick Thohir merupakan pertemuan informal.

Menurut Haedar, pertemuan kali ini terkait dengan takziah Erick ke makam cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif.

"Informal, karena beliau intinya mau ziarah ke Makam Buya Syafii Maarif. Sebab, belum berkesempatan dan saya kan sejak awal selaku wakil keluarga dan Muhammadiyah, tentu beliau lalu silaturahmi dulu ke saya untuk izin berziarah," katanya ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Rabu (22/6/2022).

Baca juga: Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Jelaskan Soal Siswa SMP Tak Bisa Ujian karena Belum Lunas

Haedar menambahkan, pertemuan kali ini sekaligus untuk membicarakan bagaimana cara melanjutkan pemikiran-pemikiran Buya Syafii Maarif yang bersifat inklusif dan berorientasi pada Islam kebangsaan.

Selain berbincang soal pemikiran Buya Syafii Maarif, Haedar dan Menteri BUMN ini berbincang soal pemulihan ekonomi mengingat Indonesia selama dua tahun dihantam oleh pandemi Covid-19.

"Yang kedua memang melanjutkan program-program yang bisa dikerjasamakan tadi kebetulan ada Bu Nur, dari Aisyiyah ikut program pemberdayaan ekonomi. Di mana menteri yang membidangi BUMN tentu ada bidang-bidang khusus yang itu obyektif untuk pemberdayaan ekonomi. Dua hal itu yang sempat diobrolkan," tutup Haedar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tabrak Mobil yang Berhenti di Lampu Merah, Pengendara Motor Tewas

Tabrak Mobil yang Berhenti di Lampu Merah, Pengendara Motor Tewas

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 19 Maret 2024, dan Besok : Cuaca Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 19 Maret 2024, dan Besok : Cuaca Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 19 Maret 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 19 Maret 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Pernah Dipecat karena 'Nyabu', Mantan Hakim Danu Arman Jadi Analis Perkara di Pengadilan Tinggi Yogyakarta

Pernah Dipecat karena "Nyabu", Mantan Hakim Danu Arman Jadi Analis Perkara di Pengadilan Tinggi Yogyakarta

Yogyakarta
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jawa Tengah, 19 Maret 2024

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jawa Tengah, 19 Maret 2024

Yogyakarta
Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Yogyakarta untuk Lebaran 2024

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru di Yogyakarta untuk Lebaran 2024

Yogyakarta
Dinas PU DIY Siapkan Anggaran Rp 11 Miliar untuk Perbaiki Jalan Godean

Dinas PU DIY Siapkan Anggaran Rp 11 Miliar untuk Perbaiki Jalan Godean

Yogyakarta
Mahasiswa Filsafat UGM Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Kata Pihak Kampus

Mahasiswa Filsafat UGM Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Kata Pihak Kampus

Yogyakarta
Masuk Permukiman di Gunungkidul, Monyet Ekor Panjang Curi Makanan dan Pukuli Kambing Warga

Masuk Permukiman di Gunungkidul, Monyet Ekor Panjang Curi Makanan dan Pukuli Kambing Warga

Yogyakarta
Fakta Pembunuhan Kotabaru Yogyakarta, Pelaku Baru Pertama Kali Bertemu Korban

Fakta Pembunuhan Kotabaru Yogyakarta, Pelaku Baru Pertama Kali Bertemu Korban

Yogyakarta
Pembunuh Perempuan di Rumah Kos Kotabaru Terancam Hukuman Mati

Pembunuh Perempuan di Rumah Kos Kotabaru Terancam Hukuman Mati

Yogyakarta
Usai Ikut Aksi 'Kampus Menggugat', Guru Besar UGM Mengaku Terima Pesan Caci Maki

Usai Ikut Aksi "Kampus Menggugat", Guru Besar UGM Mengaku Terima Pesan Caci Maki

Yogyakarta
Jalan Rusak di Sleman Sering Sebabkan Kecelakaan, Jaga Warga Pasang 'Banner' Minta Diperbaiki

Jalan Rusak di Sleman Sering Sebabkan Kecelakaan, Jaga Warga Pasang "Banner" Minta Diperbaiki

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan di Kotabaru Kenal Korban di Medsos, Motif Membunuh Emosi dan Mabuk

Pelaku Pembunuhan di Kotabaru Kenal Korban di Medsos, Motif Membunuh Emosi dan Mabuk

Yogyakarta
Cegah Antraks, Pemkab Gunungkidul Susun Raperda Larangan Brandu

Cegah Antraks, Pemkab Gunungkidul Susun Raperda Larangan Brandu

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com